Serie A Italia

Alami Kesulitan Gantikan Peran Ronaldo di Juventus, Dusan Dapat Nasehat Mantan Gurunya di Fiorentina

Dusan Vlahovic mengaku mengalami kesulitan menjadi pengganti peran Cristiano Ronaldo di Juventus dan mendapat nasehat dari mantan gurunya, Prandelli.

Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
TribunSolo.com / AFP
Dusan Vlahovic saat tampil dalam laga Serie A Juventus vs Hellas Verona di Allianz Stadium, 6 Februari 2022. (Valerio Pennicino/Getty Images/AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Dusan Vlahovic mengalami kesulitan menjadi pengganti peran Cristiano Ronaldo di Juventus.

Akibatnya dirinya malah mendapatkan nasihat dari mantan gurunya di Fiorentina, Cesare Prandelli.

Baca juga: Conte Butuh Kulusevski, Transfer dari Juventus Segera Dituntaskan : Dia 100 Persen Pemain Totenham

Sejak tiba di Juventus, Dusan Vlahovic memang seolah kehilangan daya magisnya saat masih bersama Fiorentina.

Sebelum pindah ke Juventus pada bursa transfer Januari 2022 kemarin, Vlahovic bahkan berhasil mencetak 17 gol dari 21 laga Liga Italia 2021-2022 bersama Fiorentina.

Namun, setelah pindah ke Juventus, Vlahovic baru mencetak enam gol dari 13 pertandingan di ajang Liga Italia musim ini.

Catatan tersebut jelas cukup mengecewakan bagi sosok yang digadang-gadang bisa menjadi pengganti Cristiano Ronaldo.

Penurunan performa Vlahovic tersebut rupanya mengundang respons mantan pelatih Fiorentina, Prandelli.

Baca juga: Peran Digeser Vlahovic, Dybala Cabut dari Juventus, MU & Tottenham Siap Menggoda

Selebrasi Dusan Vlahovic setelah mencetak gol dalam laga Serie A ACF Fiorentina vs Genoa CC di Stadio Artemio Franchi, 17 Januari 2022. (Gabriele Maltinti/Getty Images/ AFP)
Selebrasi Dusan Vlahovic setelah mencetak gol dalam laga Serie A ACF Fiorentina vs Genoa CC di Stadio Artemio Franchi, 17 Januari 2022. (Gabriele Maltinti/Getty Images/ AFP) (TribunSolo.com / AFP)

Dilansir TribunSolo.com dari Tuttosport, Prandelli menyebut kalau Vlahovic mendapatkan beban yang sangat besar saat baru saja tiba di Juventus.

Penyerang asal Serbia itu diduga langsung diserahi tanggung jawab besar dan diharapkan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Juventus.

"Begitu dia tiba di Juventus pada bursa Januari, dia pasti merasakan tanggung jawab besar karena begitu banyak yang diharapkan darinya," ucap Prandelli.

"Dan secara paradoks, fakta bahwa dia memulai di puncak, mencetak banyak gol dengan segera, menempatkan dia dalam kondisi di mana orang-orang digiring untuk berpikir bahwa dia bisa menyelesaikan masalah Juventus sendirian, segera," tutur Prandelli menambahkan.

Untuk urusan itu, pria berusia 64 tahun tersebut hanya meminta kepada Vlahovic untuk tetap tenang.

"Satu-satunya saran yang bisa saya berikan kepadanya adalah tetap tenang, juga karena dia adalah juara sejati, jadi dia akan mencetak banyak gol," tutur Prandelli.

Cristiano Ronaldo saat melakukan pemanasan dalam laga Manchester United vs Brighton & Hove Albion di American Express Community Stadium, 7 Mei 2022. (Bryn Lennon/Getty Images/AFP)
Cristiano Ronaldo saat melakukan pemanasan dalam laga Manchester United vs Brighton & Hove Albion di American Express Community Stadium, 7 Mei 2022. (Bryn Lennon/Getty Images/AFP) (TribunSolo.com / AFP)

Baca juga: Sudah Bilang ke Orang Terdekat, Pogba Akan Pindah ke PSG, Real Madrid & Juventus Terancam Gigit Jari

Sementara itu, pada musim 2020-2021, Prandelli memoles bakat Vlahovic hingga menjadi penyerang tajam di Liga Italia.

Saat itu, Prandelli memimpin 23 pertandingan Vlahovic bersama dengan Fiorentina di berbagai kompetisi.

Dari 23 pertandingan itu, Vlahovic sukses mencetak 11 gol dan 4 assist untuk Fiorentina.

Namun, Vlahovic harus berpisah dengan Prandelli pada Maret 2021 karena pelatih asal Italia itu mengundurkan diri dari Fiorentina.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved