Berita Sragen Terbaru

Sehari Ada 3 Warga Akhiri Hidup, Bupati Sragen Yuni : Himpitan Ekonomi, Keimanan Harap Ditingkatkan

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati buka suara soal kasus bunuh diri sehari mencapai tiga orang.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui Senin (9/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati buka suara soal kasus bunuh diri sehari mencapai tiga orang.

Yuni mengatakan salah satu penyebab adanya kasus bunuh diri yang dialami warganya salah satunya karena himpitan ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Di Sragen kan kasus bunuh diri bukan hanya kemarin terjadi," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (9/5/2022).

"Beberapa kali sebelum kasus kemarin kan juga ada, mungkin karena ini ada himpitan ekonomi situasi pandemi, sehingga kok ya ndelalah berturut-turut dalam waktu berdekatan jumlahnya 3 sekaligus," tambahnya.

Ia menyebut faktor bunuh diri bukan hanya karena masalah ekonomi saja, melainkan mungkin berasal dari dirinya sendiri.

"Kalau dilihat apakah itu karena faktor ekonomi pasti salah satunya iya, camat juga laporan seperti itu, tapi tidak hanya itu yang menjadi faktornya," jelasnya.

Baca juga: Nasib Malang Bayi Laki-laki Tewas Mengambang di Bengawan Solo, Polisi Sragen : Dugaan Dibuang!

Baca juga: Pilu, Warga Sragen Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Putrinya, Pesan Terakhirnya : Aku Wes Gak Kuat

"Ada banyak faktor, apakah dia ada kelainan kejiwaan, ada gangguan kesehatan jiwanyakan banyak sekali," imbuhnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Kabupaten Sragen itu meminta kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali jogo tonggonya.

Masyarakat diminta untuk lebih peduli kepada kondisi lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Menurutnya, orang yang mengalami depresi dapat terlihat dari aktivitas sehari-harinya.

"Tinggal pengawasan lingkungan saja, nanti penyuluh kita akan turunkan, camat juga akan turun, memberikan pemahaman, keimanan musti ditingkatkan," harapnya.

Kasus Bapak dan Anak di Sragen

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen harus menyaksikan sendiri sang ayah dalam keadaan menggantung di dalam rumah. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved