Berita Solo Terbaru

Sampai Maret 2022, BEI Solo Catat Transaksi Investor Solo Raya Capai Rp 8,2 Triliun

Bursa Efek Indonesia (BEI) Kota Solo mencatat jumlah transaksi investor Solo dan sekitarnya senilai Rp 8,2 triliun hingga Maret 2022. 

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta M Wira Adibrata 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Kota Solo mencatat jumlah transaksi investor Solo dan sekitarnya senilai Rp 8,2 triliun hingga Maret 2022. 

Dengan rata-rata transaksi per bulan sejak awal tahun sebesar Rp 2,7 triliun.

"Harapannya, peningkatan nilai transaksi berbanding lurus dengan pertambahan jumlah investor di Solo dan sekitarnya. Artinya, pemahaman masyarakat soal pasar modal semakin luas," Kata Kepala BEI Solo, M Wira Adibrata, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Dicari : Investor Punya Uang Rp 160 Miliar untuk Kelola Air Kedung Ombo, Agar Jadi Air Layak Minum

Baca juga: Bocoran Bonbin Jurug yang Bakal Tata Ulang, Gibran Ungkap Ada Investor, Tapi Dananya Tak Sedikit

Menurutnya, BEI menargetkan penambahan jumlah investor sebanyak 108 ribu selama tahun 2022. 

"Saat ini tercatat sebanyak 81 ribu investor baru sampai Maret 2022, Tak hanya fokus pada peningkatan jumlah, BEI Solo juga bakal meningkatkan angka keaktifan investor sebesar 30 persen," ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyak investor yang hanya membuka rekening saham saja. Namun, tidak aktif dalam bertransaksi di pasar modal.

"Kenapa kami pasang target peningkatan keaktifan investor? Tujuan untuk meningkatkan nilai aset jadi tidak terpenuhi," ungkap M Wira.

Baca juga: Investasi Cemerlang Masa Depan, PLN Solo Buka Investor Buat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Menurut Wira, pengaktifan investor ini tidak hanya sekadar membuat investor kembali bertransaksi di pasar modal. Namun juga memastikan investor mencapai tujuannya.

Yakni meningkatan kesejahteraan melalui pasar modal. Artinya, investor yang melantai di pasar modal tidak melulu didominasi orang-orang tertentu yang sekali transaksi nilainya besar. 

"Namun juga investor ritel yang meskipun transaksi nilainya kecil. Tapi jumlahnya banyak, sehingga ada pemerataan transaksi di kalangan investor di Solo dan sekitarnya," tuturnya.

Selain itu, BEI juga ada terget jumlah peserta sekolah pasar modal (SPM) sebanyak 7.440 peserta.

Baca juga: Situs Gua Mangkubumi di Sragen Jadi Tempat Wisata, Tapi Terbentur Dana, Warga Berharap Ada Investor

"Sampai Maret 2022, sudah ada 1.236 peserta SPM," kata Wira. 

Sementara itu, melihat capaian BEI Solo pada 2021 tercatat jumlah transaksi sebesar Rp 35,9 triliun. 

"Rata-rata transaksi senilai Rp 2,9 triliun per bulan. Dengan jumlah investor sebanyak 74.888 investor. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan jumlah investor pada 2020 yang hanya sekitar 40 ribu investor saja," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved