Berita Terbaru Wonogiri

Wonogiri Dibanjiri Pemudik Saat Lebaran, Bupati Jekek Klaim Kasus Covid-19 Masih Terkendali 

Hanya tujuh kasus Covid-19 di Wonogiri membuat sang Bupati, Joko Sutopo mengklaim pihaknya berhasil mengendalikan virus itu selama masa mudik lebaran

TRIBUNSOLO.COM/ERLANGGA BIMA
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Seiring diperbolehkannya mudik, perantau asal Wonogiri berbondong-bondong pulang ke kampung halaman pada momen lebaran tahun ini. 

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, tidak memungkiri jumlah warganya yang pulang kampung pada lebaran tahun ini sangat banyak. 

Meskipun begitu, Joko Sutopo memastikan persebaran kasus Covid-19 di wilayahnya terkendali pasca libur lebaran. 

Baca juga: Pedagang Sapi Diminta Perhatikan Kesehatan Ternak, Jekek Akan Tutup Pasar Hewan Jika Ada Temuan PMK

"Alhamdulillah, pantauan dari LHC (laporan harian Covid-19) sangat terkendali," kata dia, kepada TribunSolo.com. 

Berdasarkan data yang dihimpun TribunSolo.com dari website resmi Pemkab Wonogiri wonogirikab.go.id/informasi-corona, hingga Sabtu (14/5/2022) ada tujuh kasus aktif Covid-19 di Wonogiri

Dengan rincian, dua orang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Sementara lima orang lain menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Jekek, begitu juga dia disapa, menuturkan pihaknya masih menunggu masa inkubasi virus terlebih dahulu.

Baca juga: Selama Lebaran, Angka Kecelakaan di Wonogiri Naik 65 Persen: Ada 2 Korban Meninggal Dunia 

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Pasutri Wonogiri Ternyata Sopir Agra Mas: Habis Nabrak Lanjut Kerja

Jika memang 14 hari pasca lebaran tidak terjadi apapun, maka kasus Covid-19 di Wonogiri landai. 

"Tinggal menunggu masa inkubasi 14 hari, semoga ini lewat. Kalau ini lewat dan tidak terjadi masalah yang masuk pada kualifikasi mengkhawatirkan, maka ini menjadi modal sosial untuk kita menuju kenormalan baru," ujar Jekek. 

"Kita memang harus berdamai dengan Covid-19, artinya kita harus beradaptasi atau menyesuaikan diri," imbuh dia. 

Kendati demikian, Jekek menegaskan kehati-hatian terhadap Covid-19 masih harus diperhatikan.

Seperti menerapkan protokol kesehatan yang semestinya. 

"Jangan sampai ada euforia dimana euforia itu menimbulkan potensi resiko-resiko baru," tandas Bupati.

(*) 

 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved