Nikah Massal di Sleman: Ada 7 Pasang Pengantin, Acara Ijab Kabul di Kebun dengan Mahar Salak Pondoh

Awalnya dia ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti pernikahan secara umum di Kantor Urusan Agama (KUA), Kapenewon Turi. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribun Jogja
Sepasang kekasih Krisna Adi Nugroho (19) warga Kabupaten Bantul, dan Anggita Zahra Aulia (17) warga Kebupaten Sleman, sedang melaksanakan ijab qobul di Kebun Salak, Kamis (19/5/2022) siang. 

TRIBUNSOLO.COM, SLEMAN - Forum Ta'aruf Indonesia ( Fortais ) Sewon, Bantul, DI Yogyakarta bekerja sama dengan Kemuning Kopi dan Senja Pulowatu, didukung Paguyuban Pranatacara Yogyakarta, dan beberapa vendor lainnya menggelar acara pernikahan massal yang diikuti oleh tujuh pasang pengantin di DIY.

Satu di antara sepasang pengantin muda yang baru saja mengikuti nikah massal, yakni Krisna Adi Nugroho (19) warga Kabupaten Bantul, dan Anggita Zahra Aulia (17) warga Kabupaten Sleman , turut merasa bahagia.

"Alhamdulillah, sudah sah. Perasaan saya bahagia," kata Anggita, kepada wartawan, Kamis (19/5/2022) siang.

Baca juga: 9 Tahun Pacaran, Sabrina Chairunnisa Disebut Tak Cocok Jadi Istri Deddy Corbuzier, Begini Balasannya

Rasa bahagia yang dirasakan olehnya tentu tidak hanya karena adanya saksi nikah dari Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, namun juga disaksikan oleh banyak orang dan diikuti oleh beberapa pasang pengantin.

Ia pun, mendapat tempat acara ijab kabul di kebun salak Kemuning Kopi dan Senja Pulowatu dengan menggunakan busana Lampung.

Awalnya dia ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti pernikahan secara umum di Kantor Urusan Agama (KUA), Kapenewon Turi. 

Namun, ucap Anggita, dari pihak KUA Turi menyarankan untuk mendaftar KUA Kapanewon Pakem.

Maka dari itu, Anggita beserta kekasihnya memutuskan untuk mengikuti arahan tersebut.

Baca juga: Raffi Ahmad Siap Menyambut Kedatangan Mesut Ozil, Ternyata Ini Keperluan Ozil ke Indonesia

Ia mengatakan, sempat terdapat kendala saat melakukan pendaftaran nikah masal tersebut.

"Sudah ke KUA Kapenewon Pakem balik lagi ke KUA Kapanewon Turi, karena di KUA Kapenewon Pakem sempat sudah ada yang mengisi untuk ikut nikah massal,"

"Tetapi, sesampai di rumah, setelah kami mengumpulkan berkas di KUA Kapanewon Turi tiba-tiba ditelepon dan disuruh mengumpulkan berkas di KUA Kapenewon Pakem. Katanya, bisa ikut nikah massal," terangnya.

Dia bersama kekasihnya pun, sempat mendapat pembekalan dari Puskesmas Kapanewon Pakem sebelum acara ijab kabul berlangsung. 

Usai digelar acara ijab kabul secara massal tersebut, Anggita beserta suami akan menggelar acara pesta pernikahan di tempat suaminya.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 6.000 Triliun, Bank Indonesia Sebut Alami Penurunan

Ditemui secara terpisah, sepasang pengantin yang telah sah yakni Surandi (56) asal Kabupaten Bantul, dan Dwi Kartika Sari (41) asal Kabupaten Sleman , turut merasa senang. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved