Viral

Kabur Jelang Pernikahan, Isi Pesan Calon Suami ke Pengantin Wanita Disorot, Keluarga Marah Besar

Heboh pernikahan di Palembang tanpa mempelai pria, ternyata calon suami kabur jelang akad. Terungkap alasan hingga pesannya ke pengantin wanita.

SRIPOKU.COM/CHAIRUL NISYAH
Nasib malang harus dialami calon pengantin di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan. 

TRIBUNSOLO.COM - Nasib malang harus dialami calon pengantin di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.

Pasalnya, calon mempelai pria kabur jelang pernikahan.

Diketahui, calon pengantin wanita bernama Dinda (16), semantara calon pengantin pria bernama Abi (17).

Dilansir dari Sripoku, ibunda Dinda, Rapita Sari tak mampu menutupi rasa kekecewaannya atas perbuatan Abi dan keluarganya.

Baca juga: Viral Kisah Gadis Cantik Dilamar 2000 Pria, Kini Bingung Memilih, Ternyata Cari Jodoh di Sosmed

Baca juga: Viral Pernikahan di Palembang Tak Dihadiri Mempelai Pria,Ternyata Calon Suami Kesal Motornya Digadai

Ia menilai calon mantu dan besan telah mencoreng nama baik keluarga besarnya.

"Tidak tau lagi apa rasanya semua berkecamuk dikepala dan hati saya. Rasa kecewa, sedih, malu bercampur aduk," ungkapnya dikutip dari Sripoku.

Menurutnya, hari ini harusnya menjadi hari bahagia untuk keluarganya. Namun malah membuat malu.

Dikatakan oleh Rafita Sari pihaknya mendengar kabar calon pengantin pria melarikan diri ke Kota Bandung.

"Kemarin sabtu (21/5/2022) setelah maghrib ayah dan ibu Abi datang kerumah kami dengan membawa bungkusan pakaian yang seharusnya mereka kenakan di hari ini.

Keduanya datang dan mengembalikan baju itu serta dengan santai nya mengatakan jika anak mereka (Abi) tidak pulang atau kabur.

Mendengar itu feeling sebagai orangtua mulai merasa tidak baik, dan benar saja hingga detik ini Abi dan keluarga nya tidak pernah hadir di acara pernikahan," ungkapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Setelah kecewa dipermalukan, keluarga Dinda (calon mempelai wanita) berencana lapor ke Polda Sumsel.

"Rasanya malu sekali muka keluarga besar kami ini. Dengan materi yang sudah dikeluarkan tidak sebanding dengan rasa malu keluarga kami dihadapan ratusan tamu undangan yang hadir dan mengetahui kejadian seperti ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Rapita Sari mengatakan setelah berunding dengan keluarga besar, pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke Polda Sumsel.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved