Ingin Pergi Wisata ke Jepang? Turis Asing Wajib Sertakan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Jepang mewajibkan para pelancong (turis) untuk menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 jika hendak memasuki Jepang.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
japan-guide.com
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah Jepang telah mengizinkan turis asing berkunjung ke negaranya.

Namun ada sejumlah syarat yang harus dilakukan oleh para pelancong.

Pemerintah Jepang mewajibkan para pelancong (turis) untuk menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 jika hendak memasuki Jepang.

"Sertifikat vaksinasi tetap dibutuhkan. Nantinya saat masuk akan dibutuhkan diperlihatkan kepada petugas bukti kalau turis tersebut memang telah divaksinasi," papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (28/5/2022).

Sementara itu hasil tes PCR tidak dibutuhkan lagi mulai Juni mendatang.

Baca juga: Eril Anak Ridwan Kamil Sudah Lebih 24 Jam Belum Ditemukan, Polisi Swiss Ungkap Sulitnya Pencarian

Selain itu, walaupun turis termasuk kelompok status biru--misalnya Indonesia--bukan berarti sama perlakuannya saat memasuki Jepang.

"Yang terpenting adalah 14 hari sebelum memasuki Jepang yang bersangkutan ada di mana?"

"Kalau dia berada di negara yang termasuk grup Merah, maka akan diberlakukan sebagai grup merah meskipun dia membawa paspor Indonesia," tambahnya.

Indonesia sudah masuk ke dalam grup biru yang tinggal memperlihatkan sertifikat vaksinasi tersebut.

Namun apabila WNI tersebut 14 hari sebelum tiba di Jepang, berada di negara grup merah misalnya di Albania, Fiji, Pakistan, Sierra Leone, maka akan diberlakukan sebagai grup merah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved