Cara Merawat Radiator Mobil, Mesin Bisa Tetap Panas Meski Pakai Coolant, Bersihkan Bagian Vital Ini

Radiator berperan untuk mendinginkan panas pada mesin kendaraan agar tidak panas berlebih alias overheat.

Dok. OTOMOTIF
Setelah air radiator lama dikuras, isi lagi menggunakan radiator coolant baru 

TRIBUNSOLO.COM - Buat kalian penguna kendaraan pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar kata radiator.

Radiator berperan untuk mendinginkan panas pada mesin kendaraan agar tidak panas berlebih alias overheat.

Baca juga: Cara Mengendarai Mobil Matik di Turunan Curam: Jangan Injak Rem Terus, Bisa Mengancam Keselamatan

Meski sudah menggunakan coolant, bukan berarti bisa membuat mesin mobil menjadi dingin.

Cairan pendingin pada radiator (radiator coolant) sangat dianjurkan diganti secara berkala, agar kemampuan mendinginkan mesin tetap terjaga baik.

Namun saat mengganti radiator coolant, sebaiknya periksa juga kondisi kisi-kisi radiatornya.

Apalagi bila sering berkadara dalam kondisi hujan seperti sekarang ini, dimana air bercampur kotoran kadang mengenai bagian depan mobil hingga mengenai kisi-kisi radiator.

Nah, bila kisi-kisi radiator tersebut sampai tertutup kotoran, akan membuat pelepasan panas pada radiator jadi terganggu.

Efeknya, suhu mesin akan lebih panas dari kondisi normal, lantaran radiator tidak mampu mendinginkan dengan baik.

Selain itu, endapan kotoran atau bekas cairan yang menempel pada kisi-kisi radiator dapat memicu korosi dan merusak sirkulasi air pada radiator.

Jadi, selain kuras air radiator secara rutin, sangat dianjurkan membersihkan kisi-kisi luar radiator.

Caranya membersihkannya bisa dengan menyemprotkan air bertekanan pada bagian kisi-kisi radiator yang tersumbat kotoran.

 

Kisi-kisi radiator bila tersumbat kotoran akan mengurangi kemampuan membuang panas
Auto Repair & Maintenance
Kisi-kisi radiator bila tersumbat kotoran akan mengurangi kemampuan membuang panas

Baca juga: Daftar Tarif Tol Solo-Jakarta Terbaru 26 Mei 2022, Berapa Saldo e-Toll yang Dibutuhkan untuk Mobil?

Tapi ingat, tekanan airnya jangan terlalu karena bisa merusak kisi-kisi radiatornya, bahkan bisa bikin bocor.

Atau bisa pakai cara mudah dan aman ini, yakni menggunakan cairan pembersih khusus radiator alias radiator degreaser.

Chemical ini di pasaran sudah tersedia kok, salah satunya yaitu produk Wealthy.

Cara Cegah Mobil Mogok karena Overheat saat Terjadi Kemacetan, Perhatikan Komponen Ini

Dalam kondisi macet, sering kali ditemui beberapa masalah pada mobil.

Salah satunya ketika temperatur mesin menjadi sangat tinggi dan mengalami overheat.

Sehingga, mesin menjadi mogok dan tidak bisa dijalankan.

 

 

Baca juga: Ngambek Tak Dibelikan Baju Lebaran oleh Suami, Ibu Muda di Semarang Nyaris Loncat dari Jembatan

Dilansir dari Kompas.com, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, penyebab terjadinya overheat di mesin adalah malfungsi di sistem pendinginan, bisa dari bocor, kipas radiator mati, karat, dan lain-lain.

“Bocor sendiri bisa dari radiator, tutup radiator, selang-selang, water pump dan lainnya. Kebocoran ini biasanya dikarenakan radiator yang diisi air, sehingga menyebabkan karat,” ujar Didi, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Jika kipas radiator mati, maka pendinginan oli mesin tidak akan maksimal.

 Kipas radiator biasanya terdiri dari dua macam, elektrikal dan digerakkan oleh belt.

 

 

“Kalau yang elektrikal, kipas mati karena sudah usianya. Sedangkan kalau yang belt, lihat tegangannya dan kondisinya secara berkala, kalau sudah retak-retak, sebaiknya diganti” kata Didi.

Menurut Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna, faktor lainnya yang menyebabkan mesin overheat adalah katup thermostat yang macet dalam kondisi menutup.

Katup ini posisinya ada di saluran air pendingin antara mesin dan radiator.

 

 

“Kalau thermostat macet, maka akan menutup aliran air pendingin sehingga mesin overheating karena tidak ada pendinginan,” ujar Suparna.

Baca juga: BREAKING NEWS : Tabrak Truk Trailer di Ring Road Solo, Granmax Remuk Tak Berbentuk, Sopir Terjepit

Selain itu, water pump juga bisa menjadi penyebab mobil mengalami overheat.

Sebab, jika water pump mati atau macet, sirkulasi air pendingin berhenti.

Kondisi ini mengakibatkan naiknya temperatur mesin, karena tidak ada air yang dipompa untuk mendinginkan mesin.

Jika diperhatikan, faktor penyebab mobil mengalami overheat sebagian besar berasal dari radiator.

Untuk itu, komponen ini penting untuk diperhatikan kondisinya sebelum melakukan perjalanan mudik.

(Grid.id//kompas.com)

Sumber: Gridmotor.id
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved