Piala Presiden 2022

Ketum PSSI Imbau Suporter yang Tak Punya Tiket Piala Presiden: Nggak Usah ke Stadion,Nonton Di Rumah

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan mengimbau para penonton Piala Presiden 2022 yang tak memiliki tiket untuk nonton dari rumah saja

TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule menendang bola untuk menjajal rumput Stadion Manahan Solo, Minggu (9/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertandingan Piala Presiden 2022 Persis Solo vs PSS Sleman di Stadion Manahan dihadiri puluhan ribu penonton.

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan mengimbau para penonton, termasuk suporter kedua kesebelasan yang hadir tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan. 

Baca juga: Update Terkini di Stadion Manahan Solo : Suporter Berdatangan Jelang Laga Persis Solo Vs PSS Sleman

"Mengimbau teman-teman suporter tolong betul-betul ikuti apa imbauan dari federasi dan pemerintah," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut, Sabtu (11/6/2022).

Iwan juga tak lupa berharap para penonton yang belum kebagian tiket Piala Presiden 2022 tetap menonton dari rumah.

"Berikut yang terpenting adalah tolong bagi suporter yang tidak mempunyai tiket, mohon maaf sekali lagi tidak usah ke stadion," kata dia.

"Nonton di rumah saja atau melihat tv di rumah," ucapnya.

Baca juga: Ribuan Suporter Nonton Persis Solo Vs PSS Sleman, DPP Pasoepati : Jaga Stadion Manahan, Jangan Rasis

Iwan meyakini para penonton yang belum kebagian tiket bisa melakukannya. 

Itu berkaca dari penyelenggaraan sejumlah kompetisi musim lalu, termasuk Liga 1 dan Liga 2.

"Mohon bantuannya untuk membantu mensukseskan Piala Presiden," ujarnya.

Iwan menerangkan apabila penyelenggaraan Piala Presiden 2022 ini berhasil bisa menjadi pertimbangan bagi federasi dan pemerintah dalam menyelenggarakan event berikutnya.

Baca juga: Head to Head Dua Striker Persis Solo Vs PSS Sleman : Samsul Arif & Boaz Solossa,Ganas Jadi Mesin Gol

Tanpa terkecuali, bergulirnya Liga Indonesia dengan dihadiri para penonton.

"Bila ini tertib, ke depan, pemerintah akan merekomendasikan kembali," terang Iwan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved