Berita Daerah

Geger Pria Mengaku Nabi di Probolinggo dan Ajak Berjihad Lewat Medsos, Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Aksi pria tersebut tak berhenti sampai di situ, ia bahkan mengajak warga untuk berjihad lewat media sosial Facebook.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunJatim.com/istimewa
Pria mengaku nabi yang bernama Nanang saat menjalani perawatan di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat. 

TRIBUNSOLO.COM, PROBOLINGGO - Warga di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dibuat geger dengan pengakuan seorang pria yang mengklaim sebagai nabi.

Aksi pria tersebut tak berhenti sampai di situ, ia bahkan mengajak warga untuk berjihad lewat media sosial Facebook.

Diketahui, pria yang mengaku nabi itu bernama Nanang.

Nanang adalah warga warga Dusun Kramat, Desa wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Pria 34 tahun itu menggunakan nama akun Nabi Nanang untuk mengumumkan dirinya seorang nabi.

Baca juga: Siapa Nupur Sharma? Politisi India yang Dikecam Umat Muslim Dunia karena Diduga Hina Nabi Muhammad

Baca juga: Geger, Penjual Cilok di Tegal Mengaku sebagai Nabi di Grup WA, Rumahnya Langsung Digeruduk Warga

Menurut Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, setelah heboh pihaknya melakukan pendalaman.

Ia memerintahkan Kapolsek Gading bersama Kasat Intelkam untuk berkoordinasi dengan instansi terkait soal akun Nabi Nanang.

Setelah kasus ini diselidik polisi, terkuak Nanang memiliki riwayat gangguan jiwa sejak 2014.

"Dari hasil informasi yang kami dapat, saudara NN memiliki riwayat gangguan jiwa sejak tahun 2014 dan sudah pernah menjalani pengobatan di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Malang," kata Kapolres, Sabtu (11/6/2022).

Arsya menambahkan, saat ini yang bersangkutan telah dibawa lagi ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Malang pada Jumat (10/6/2022) sekitar pukul 04.00 WIB.

Polisi juga telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga terkait perawatan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak keluarga agar saudara NN benar-benar menjalani pengobatan secara tuntas agar tidak menimbulkan kejadian serupa demi kondusifitas di lingkungan setempat," pungkasnya.

(*)

(TribunJatim.com/Danendra Kusuma)

Berita lainnya seputar Kabupaten Probolinggo.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved