Tiket Candi Borobudur

Wacana Harga Tiket Naik Candi Borobudur Rp 750Ribu Dibatalkan Presiden,Pihak Pengelola Angkat Bicara

Pihaknya juga merencanakan, akan menemui Dirjen kebudayaan, khusus untuk membahas permasalahan tersebut.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi wisatawan mengunjungi Candi Borobudur. 

TRIBUNSOLO.COM, MAGELANG - Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan soal rencana harga tiket naik Candi Borobudur  menjadi Rp 750 ribu.

Namun rencana itu telah dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya,  wacana kenaikan harga tiket tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, saat kunjungan ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang  Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Terkait keputusan presiden tersebut, saat dikonfirmasi ke Wakil Sekretaris General Manajer Unit Borobudur & Manohara, Pujo Suwarno mengatakan, pihaknya meminta untuk menunggu proses Standard Operating Producedure (SOP) terkait aturan kunjungan.

Baca juga: Alasan BTS Hiatus Sebagai Grup dan Akan Fokus Karier Solo, JHope Jadi yang Pertama Rilis Album

"Tunggu aturan SOP-nya, sedang berproses ini SOP-nya. Nanti, kalau sudah (selesai) akan kami sampaikan,"

"(Kapan) Dalam waktu dekat ini," ujarnya saat ditemui di kantornya TWC (Taman Wisata Candi) Borobudur, Rabu (15/06/2022).

Ia menambahkan, SOP yang akan dikeluarkan terkait aturan kunjungan ke Candi Borobudur merupakan produk dua instansi terkait yakni TWC dan Balai Konservasi Borobudur.

Pihaknya juga merencanakan, akan menemui Dirjen kebudayaan, khusus untuk membahas permasalahan tersebut.

"Produk SOP nanti akan dikeluarkan dari Dirjen Kebudayaan (BKB) dan TWC. Pasti, nanti akan dijawadwalkan (menemui Dirjen Kebudayaan) untuk  membahas bersama-sama terkait SOP," tuturnya.

Baca juga: Mobil yang Mengangkut Rombongan Ibu Guru Tercebur ke Sungai, Penumpang Panik Selamatkan Diri

Sementara saat disinggung terkait adakah pengaruh jumlah kunjungan di tengah wacana kenaikan harga tiket ke situs warisan dunia tersebut, Pujo mengklaim jumlah kunjungan sementara tidak terpengaruh atas kenaikan harga tarif tiket.

"Sementara ini, tidak karena kan sudah dijelaskan bahwa harga tidak berubah (bagi pengunjung yang berwisata di zona dua). Yakni, untuk dewasa/umum Rp50 ribu per orang sedangkan anak/pelajar Rp25 ribu per orang," jelasnya.

Adapun, rata-rata kunjungan ke Candi Borobudur untuk hari biasa (weekdays),lanjutnya, mencapai 4000 - 5000 pengunjung per hari. 

Sedangkan, pada akhir minggu (weekend) jumlah kunjungan mencapai 7 ribu -9 ribu  per hari. 

Ditemui terpisah, Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Wiwit Kasiyati mengatakan, pihaknya sudah bersiap terkait aturan SOP visitors management.

Baca juga: Atalia Praratya Ungkap Satu Penyesalannya Terkait Peristiwa Eril Tenggelam di Sungai Aare

"Intinya sih, syarat kunjungannya dibatasi kemudian wajib dipandu oleh pemandu berkualitas, hingga penggunaan sandal upanat,"

"Nantinya, kami juga berencana bagi pengunjung yang tidak berkesempatan naik ke atas (struktur Candi Borobudur) akan kami buatkan dengan teknologi digital," urainya. (*)

(TribunJogja.com/Nanda Sagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Terkait :#Tiket Candi Borobudur
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved