Piala Presiden 2022

Evaluasi Babak Penyisihan Grup A Piala Presiden 2022 Solo: Penerangan Stadion Manahan hingga Sampah

Hasil evaluasi penggunaan Stadion Manahan selama Piala Presiden 2022 ternyata masih ditemukan kekurangan. Terutama pada penerangan dan sampah.

TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Stadion Manahan Solo (tampak luar) yang menjadi venue Piala Presiden 2022. Hasil evaluasi Panpel Piala Presiden 2022, masih ada beberapa sisi yang perlu diperhatikan, seperti penerangan dan sampah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Fasilitas Stadion Manahan nampaknya masih membutuhkan peningkatan.

Itu berkaca dari penyelenggaraan babak penyisihan grup A Piala Presiden 2022.

Ketua Panpel Piala Presiden 2022, Ginda Ferachtriawan menuturkan penerangan di area dalam Stadion Manahan menjadi salah satu yang perlu ditingkatkan.

Baca juga: Pupus Sudah! Persis Solo Tak Lolos 8 Besar Piala Presiden 2022 Usai PSS Sleman Kalahkan Dewa United

"Memang di beberapa bagian masih perlu perbaikan untuk menghadapi Piala Dunia," tutur dia.

"Termasuk, untuk penerangan, kami juga agak sedikit kesulitan dalam bermain malam hari, ternyata tidak seterang, kurang terang seperti yang kami bayangkan," tambahnya.

Selain itu, gate-gate pintu masuk ke dalam lapangan sepak bola Stadion Manahan juga perlu dikaji ulang. 

"Pintu-pintu masuk harus dikaji ulang,  bagaima alur terbaik penonton masuk ke stadion ketika kedatangan dalam jumlah besar," ujar dia.

"Tapi memang menjadi pelajaran ketika suporter yang datang dalam jumlah besar, dalam pertandingan yang sama atau dalam satu hari yang sama perlu perhatian ekstra," papar dia.

"Secara umum menurut kami masih berjalan dalam batas-batas Kondusif dan lancar," imbuhnya.

Selain itu, masalah sampah juga perlu diperhatikan. 

Pasalnya, sejumlah sampah masih berserakan setelah penyelenggaraan laga Piala Presiden 2022.

Ginda menuturkan, daya tampung tempat-tempat sampah yang disediakan di kawasan Stadion Manahan perlu ada peningkatan.

"Sampah memang banyak, ini kesadaran suporter atau penonton terhadap kebersihan kawasan Stadion Manahan," tutur dia.

"Memang melihat tempat sampah kurang besar, karena harus menampung sampah-sampah dari 10 ribu sampai 20 ribu orang," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved