Bisnis

Tak Perlu Tunggu Harga Emas Turun, Ini Waktu Terbaik untuk Beli Emas

Apabila membeli emas dalam satu waktu tertentu, akan besar kemungkinan kita menemui kerugian.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Kontan.co.id
ILUSTRASI 

TRIBUNSOLO.COM - Dilansir Tribunnews.com dari laman Sahabat Pegadaian, tidak perlu menunggu harga emas turun untuk membeli emas.

Sebab, beragam kondisi yang dapat mempengaruhi iklim pasar menjadi labil seperti politik, krisis ekonomi, penawaran–permintaan, suku bunga, serta inflasi akan berpengaruh pada harga emas yang berlaku.

Dengan menggunakan metode Dollar Cost Averaging, nilai tukar akan lebih optimal karena kita tidak harus menebak-nebak kapan harga emas naik dan kapan harga emas turun.

Baca juga: Lesti dan Rizky Billar Dapat Undangan Ibadah Haji dari Kedubes Arab, Namun Tak Bisa Berangkat

Sebagai informasi, Dollar Cost Averaging adalah upaya untuk menyebarkan transaksi investasi dengan memasukkan jumlah dana yang sama dalam rentang waktu tertentu, ketimbang berinventasi dalam satu waktu sekaligus.

Sehingga, dengan Dollar Cost Averaging, investor membagi porsi investasi secara rutin setiap bulan.

Apabila membeli emas dalam satu waktu tertentu, akan besar kemungkinan kita menemui kerugian.

Oleh karena itu, kita tidak bisa meramal harga emas dikemudian hari.

Simak simulasi ini agar memahami cara Dollar Cost Averaging bekerja:

Asumsikan harga emas di bulan pertama adalah Rp 1.000.000 per gram.

Namun, kemudian harga emas turun di bulan ke-2 menjadi Rp 750.000 per gram.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved