Berita Karanganyar Terbaru

Banjir Bantuan, Kemensos Bantu Aira, Bayi Penderita Jantung Bocor Asal Karanganyar

Bantuan untuk Aira Cahya Mekarsari, bayi yang mengalami gizi buruk dan jantung bocor asal Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM/MARDON WIDIYANTO
Orangtua dari Aira Cahya Mekarsari, Ratno Mekarsari dan Dian Aruna Mahesi, di rumah kontrakannya, Kamis (30/6/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bantuan untuk Aira Cahya Mekarsari, bayi yang mengalami gizi buruk dan jantung bocor asal Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar terus mengalir.

Bahkan kisah pilu Aira mendapat atensi dari Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Antasena Magelang.

Para pejabat dari Kementrian Sosial itu bertamu ke rumah kontrakan pasangan suami istri itu di Griya Sari Permai RT 01/ RW VII Blok C No 7 pada Kamis malam (30/6/2022).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Sugeng Raharto mengapresiasi informasi dari para juru warta perihal kondisi Aira dan kesulitan ayah bundanya. 

Ia mengkroscek langsung ke lokasi sambil membawa bingkisan.

Baca juga: Kisah Aira Bayi Asal Jumantono Karanganyar Alami Kebocoran Jantung Bikin Pilu, Kini Banjir Bantuan

Baca juga: Wisata Asyik dan Menarik di Tawangmangu Karanganyar, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

"Keluarga ini terdaftar program PKH, saya meminta petugas TKSK mendampingi agar bantuan dari pemerintah benar-benar tersalurkan dan meringankan bebannya,” kata Sugeng kepada TribunSolo.com, Jumat (1/7/2022).

Sugeng mengatakan bantuan yang mengalir ke keluarga Aira berupa sembako.

Ada pula susu formula, selimut, tikar dan sekadar santunan. 

Dia mengatakan, Balai Anak Antasena telah melakukan asesemen ke ayah bunda Aira

"Bantuan mengalir dari tingkat kecamatan hingga pemerintah pusat melalui BRSAMPK Antasena Magelang, yang mereka dibutuhkan saat ini adalah pengobatan si putri bungsu,"

"Asesemen estafet, setelah kemarin malam, dilanjut mengantarkan Aira ke RSUD Moewardi, harapannya usulan biaya pengobatan Aira di dokter spesialis ditanggung  disetujui pemerintah pusat," ucap Sugeng.

Selain menyokong pengobatan Aira, kata dia, Kemensos juga memberikan modal usaha bagi keluarga. 

Petugas dari Balai Anak Antasena mengirim sayuran segar agar dapat dijual. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved