Berita Wonogiri Terbaru

Leganya Orang Tua Calon Siswa SMK di Wonogiri : Titik Domisili Sempat Melenceng, Kini Bisa Diubah

Orang tua siswa yang titik domisilinya bergeser saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMK Negeri 1 Puhpelem kini bisa lega.

TribunSolo.com/ Istimewa
PPDB di SMK Negeri 1 Puhpelem beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Orang tua siswa yang titik domisilinya bergeser saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMK Negeri 1 Puhpelem kini bisa lega.

Pasalnya, pihak sekolah saat ini sudah diberikan akses untuk mengoreksi alamat calon peserta didik baru yang sempat melenceng jauh dari alamat aslinya.

Dwiningsih, salah satu orang tua, mengungkapkan rasa senangnya.

Sang anak saat ini bisa mendaftar di sekolah tersebut lewat jalur domisili.

Sebelumnya, alamat domisilinya sempat melenceng hingga Kecamatan Sidoharjo sehingga tidak bisa mendaftarkan anaknya lewat jalur domisili.

"Tadi pagi dapat kabar dari pihak sekolah kalah titik domisilinya bisa dikoreksi. Alhamdulillah lega mas ini," kata dia, kepada TribunSolo.com, Jumat (1/7/2022).

Baca juga: Tiga Terdakwa Kasus Penganiayaan oleh Oknum Bank Plecit di Wonogiri Divonis Lima Bulan Penjara

Baca juga: Titik Domisili Bergeser,Orang Tua Calon Siswa di Wonogiri Ketar-ketir: Tak Bisa Daftar Jalur Zonasi

Usai mendapatkan kabar itu, dia kembali ke sekolah untuk mengurus hal tersebut. Saat inj anaknya telah bisa mendaftar lewat jalur domisili.

"Senang sekali. Tadi pihak sekolah juga pro aktif memngabarkan jadi langsung diurus juga," jelasnya.

Sementara itu, pihak sekolah yang diwakili oleh Ketua Panitia PPDB, Lulus Budiarto, membenarkan pihaknya sudah mendapatkan akses untuk memperbaiki alamat calon peserta didik yang sempat melenceng.

"Terkait masalah hasilnya nanti seperti apa monggo nanti dilihat karena sudah sesuai sistem. Yang terpenting data-data yang tidak sesuai sudah dibetulkan," kata dia.

Dia menerangkan, ada 10 calon peserta didik yang melakukan pembetulan data domisili akibat melenceng jauh dari alamat asli.

"Kalau jalur lain misal prestasi, meski titik domisilinya salah, yang dipakai kan nilai," kata dia.

Saat ini 10 calon peserta didik itu, kata dia, telah mendaftar di jalur domisili. Sebab, sudah ada koreksi terkait alamat tinggalnya sehingga data menjadi valid.

"Sudah clear, data yang tidak sesuai sudah kami sesuaikan. Kita layani CPD (calon peserta didik) yang mau melakukan pembetulan data sampa hari ini pukul 12.00," tandasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved