Viral

Awas Hoax! Viral Video Kebakaran di SPBU Gara-gara Bayar Pakai HP, Pertamina Ungkap Fakta Asli

Unggahan video yang memperlihatkan kebakaran di area SPBU disebut akibat efek pembayaran menggunakan ponsel atau HP. Ini fakta sebenarnya:

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Kolase Facebook.com/Ifan
Viral video kebakaran di SPBU efek bayar pakai HP, Pertamina memberikan tanggapannya. 

Namun, menyusul adanya kebijakan MyPertamina, Pertamina memberikan rambu-rambu baru agar masyarakat bisa membeli BBM dengan aman dan nyaman.

"Penggunaan HP di SPBU hanya boleh untuk transaksi pembayaran dari dalam mobil atau berjarak 1,5 meter dari dispenser SPBU dan tidak boleh melakukan komunikasi telepon," tulis Pertamina, dikutip dari Instagram, Jumat (1/7/2022).

Selain itu, Pertamina juga melarang menggunakan HP di area tangki, pembongkaran SPBU dan terlalu dekat dengan pompa pengisian.

Hal senada juga disampaikan oleh Peneliti dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, Yuyu Wahyu.

Yuyu mengatakan bahwa mengakses aplikasi MyPertamina untuk membeli Pertalite dan Solar di SPBU aman karena gelombang elektronik dari koneksi internet ketika mengakses aplikasi tersebut sangat kecil.

Menurut Yuyu, aktivitas yang berbahaya adalah ketika melakukan panggilan telepon di area SPBU.

"Setiap hari, kita dihujani gelombang elektromagnetik dari BTS (4G/5G), satelit, TV terestrial, dengan frekuensi yang berbeda-beda. Tetapi selama ini aman karena memang sinyalnya memiliki daya kecil, yakni -100 dBm (decibel-milliwatts). Itu nggak apa-apa. Kalau tidak aman, sudah kebakaran," kata Yuyu, melansir KompasTekno.

Selain itu, lanjut Yuyu, aktivitas memindai barcode dengan kamera HP ketika hendak membayar BBM, juga diklaim aman.

"Secara teknis aman, itu hanya optical atau pakai kamera saja. Jadi tidak ada transmisi power antara BTS/ponsel," kata Yuyu. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved