Polisi Tembak Polisi

Alasan Pengacara Brigadir J Sebut Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang, Ternyata karena Bukti Ini

Anggota Kuasa Hukum Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak pun menduga pelakunya juga diduga lebih dari satu orang.

TribunJambi.com Aryo Tondang/Dok. Keluarga
Pemakaman Brigadir J (kiri) di kampung halamannya di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Senin (11/7/2022). Inilah sosok Bharada E yang memiliki kekampuan menembak di atas rata-rata. 

TRIBUNSOLO.COM - Kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J hingga kini masih menjadi perbincangan publik.

Kabar terbarunya diduga dijerat dengan tali sebelum diberondong dengan senjata api.

Baca juga: Kapolri Menonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel, Keluarga Brigadir J Ucapkan Terima Kasih

Anggota Kuasa Hukum Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak pun menduga pelakunya juga diduga lebih dari satu orang.

"Kami semakin yakin bahwa memang pelaku dugaan tindak pidana ini adalah terencana oleh orang-orang tertentu dan tidak mungkin satu orang karena ada orang yang berperan pegang pistol, ada yang menjerat leher, ada yang menggunakan senjata tajam dan sebagainya," pungkasnya.

Tak hanya itu ia juga menduga Brigadir J tewas di Magelang, Jawa Tengah.

Saat hadir di Mabes Polri meminta agar makam Brigadir J dibongkar untuk dilakukan autopsi ulang, Kamarudin membawa foto kondisi jenazah kliennya.

Dirinya menunjukkan foto bekas luka diduga bekas jeratan di leher Brigadir J kepada awak media.

"Kami semakin mendapatkan bukti-bukti lain bahwa ternyata almarhum Brigadir Yosua ini sebelum ditembak kami mendapatkan lagi ada luka semacam lilitan di leher artinya ada dugaan bahwa almarhum Brigadir Yoshua ini dijerat dari belakang," kata Anggota Kuasa Hukum Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Kamarudin meyakini bahwa bukti-bukti itu menunjukkan adanya dugaan penganiayaan yang dialami Brigadir J sebelum tewas ditembak.

"Jadi di dalam lehernya itu ada semacam goresan yang keliling dari ke kanan ke kiri seperti ditarik pakai tali dari belakang, dan meninggalkan luka memar," kata Kamarudin.

CCTV yang Bisa Ungkap Kasus Tewasnya Brigadir J Akhirnya Ditemukan, Sempat Disebut Rusak dan Diganti

Kasus penembakan Brigadir J mulai menemukan titik terang.

Polri mengungkap telah menemukan bukti CCTV terbaru terkait teka-teki kematian Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri (non-aktif), Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.

Temuan CCTV tersebut dinilai dapat mengungkap dengan jelas kasus tewasnya Brigadir J.

Sayangnya, hasil CCTV belum diungkap di depan publik.

Baca juga: Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Bebas Bersyarat Rabu Pagi Ini

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved