Berita Terbaru Solo

Biodata Agung Wijayanto Kepala Sekolah SMAN 3 Surakarta : Ajak Siswa Latih Mental dengan Kompetisi

Bagi Agung Wijayanto, mendatangi beberapa tempat tersebut merupakan salah satu caranya untuk menunjukkan cintanya terhadap geografi.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM/Eka Fitriani
Agung Wijayanto Kepala Sekolah SMAN 3 Surakarta 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Kepala sekolah SMAN 3 Surakarta sekaligus Ketua Umum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA provinsi Jawa Tengah, Agung Wijayanto merupakan sosok pekerja keras sejak kecil.

Dirinya juga sudah menggemari geografi dan sepak bola sejak masih duduk di bangku sekolah.

“Saya suka geografi dan petualangan sudah sejak kecil, ilmu geografi itu kan wilayahnya fisik dan sosial,” katanya, Rabu (27/7/2022) siang

Fisik yang dimaksud yakni permukaan bumi yang melingkupi bukit, laut, sungai hingga gunung.

Baca juga: Biodata Kepala Sekolah SMPN 13 Surakarta Kucisti Ike: Berprestasi dan Aktif Sebagai Penulis Buku

Dirinya juga merupakan pecinta alam yang kerap mendatangi berbagai tempat seperti Gua Bribin, Dieng, Sangiran, Kerinci hingga Bromo.

Baginya mendatangi beberapa tempat tersebut merupakan salah satu caranya untuk menunjukkan cintanya terhadap geografi.

“Kalau Geografi kegiatan lapangannya dari dulu memang sudah banyak, naik gunung menjadi hal yang biasa bagi kami,” katanya.

Keinginannya menjadi guru rupanya terinspirasi oleh keluarganya.

Baca juga: Biodata Letkol Inf Yoga Yastinanda, Dandim 0725/Sragen : Kenangan Banjir Bandang Kalsel 2021 

Ayah dan kakak Agung merupakan seorang guru sehingga melihat bagaimana profesinya tersebut, dirinya tertarik untuk mengikuti.

“Saya melihat dulu guru itu ada dimana-mana yang pada akhirnya menjadi moto hidup saya yakni bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Kesukaannya berkompetisi sejak kecil membuat Agung kerap mengikuti banyak perlombaan mulai catur, tari, resensi buku, sepak bola hingga pramuka.

Dirinya mengatakan, berkompetisi sejak dini membuat mentalnya terlatih.

“Punya prinsip harus memiliki budaya prestasi, karena jelas mentalnya itu kan berbeda,” ujarnya.

Baca juga: Biodata Hari Prihatno Kadishub Solo: 30 Tahun Mengabdi, Terbiasa dengan Komplain dari Masyarakat

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved