Berita Karanganyar Terbaru
Pertemuan Petani Solo Raya & Pengusaha di Karanganyar : Kesempatan Pasarkan Produk Unggulan
Puluhan petani se-Solo Raya diajak bertemu dengan pengusaha pariwisata di Hotel Indah Palace Tawangmangu.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Puluhan petani se-Solo Raya diajak bertemu dengan pengusaha pariwisata dalam acara Coffee and Tea Festival di Hotel Indah Palace Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (1/8/2022).
Pertemuan tersebut dilakukan agar memberikan keuntungan, baik petani maupun pengusaha pariwisata itu sendiri.
Subkoordinator Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Bayu Sangsoko mengatakan pertemuan tersebut diikuti sebanyak 60 petani se-Solo Raya dan 35 pengusaha di bidang pariwisata di Kabupaten Karanganyar.
"Acara berlangsung tiga hari di sini (Hotel Indah Palace Tawangmangu), puluhan orang tersebut terdiri dari petani teh, kopi, beras hingga sayur," ucap Bayu kepada TribunSolo.com, Sabtu (30/7/2022).
Bayu mengatakan tujuan mereka mempertemukan para petani dengan pengusaha secara langsung agar dapat melakukan interaksi perdagangan langsung antara kedua belah pihak.
Baca juga: Petani Jahe di Sedayu Karanganyar Terima Bantuan 5 Ton Bibit Jahe, Juliyatmono : Itu dari Dana APBN
Baca juga: Cicipi Es Semangka di Karanganyar, Minuman Viral Asal India Pelepas Dahaga, Cara Membuatnya Mudah
Menurutnya, hubungan dagang antara petani selaku produsen dan pengusaha pariwisata selaku konsumen relatif panjang.
"Selama ini kan pemasaran untuk produk pertanian ke konsumen relatif agak panjang, sehingga kita coba potong kompas, kita pertemukan antara kedua pihak langsung di sini, sehingga harga yang diterima lebih baik dan perhotelan dan pengusaha ini mendapatkan produk yang lebih fresh dengan harga lebih kompetitif," ungkap Bayu.
Pertemuan semacam itu telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari di Hotel Indah Palace Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
"Hari pertama dan kedua diisi dengan pelatihan peningkatan kapasitas sdm petani dan pelatihan peningkatan manajemen kelembagaaan kelompok tani, baru di hari ketiga, kita datangkan temen-temen pengusaha," ujar Bayu.
Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Karanganyar, Martadi meminta kepada para petani yang mengikuti acara tersebut untuk menggunakan kesempatan untuk menunjukan produk unggulannya.
Dia meminta untuk para petani di Kabupaten Karanganyar untuk tak takut bersaing dan menawarkan produknya langsung ke konsumen.
"Ini merupakan kesempatan untuk para petani bisa memasarkan produk unggulan mereka, sehingga temen-temen petani menikmati hasilnya, karena pada saat produksi, tidak ada artinya jika tidak ada pasar dan semoga petani tidak takut, karena ada kami siap membantu," singkat Martadi
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kegiatan-coffee-and-tea-festival.jpg)