Viral

Siswi SMA Bantul Depresi Diduga Dipaksa Gurunya Agar Berjilbab, Ini Fakta-fakta Kejadiannya

Kejadian yang dialami korban bermula saat ia mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 18 Juli 2022 kemarin.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S
Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY, Budhi Masturi, ketika ditemui di kantornya, Jalan Walter Monginsidi, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Senin (10/7/2017). Ombudsman DIY buka suara soal kasus siswi SMA di Bantul yang depresi diduga karena dipaksa pakai jilbab. 

TRIBUNSOLO.COM, BANTUL - Siswi SMA Bantul diduga mengalami depresi  lantaran dipaksa memakai jilbab oleh gurunya.

Sosok siswi yang sebut saja namanya Mawar (16) itu diketahui bersekolah di SMA Negeri di Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kisah Bunga yang mengaku dipaksa berhijab ini pun menyita perhatian dari sejumlah kalangan.

Baca juga: Mahasiswa Asal Bantul Nekat Rudapaksa Teman Wanitanya karena Ajakan Nikah Ditolak: Korban Dicekik

Termasuk dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Inilah fakta-fakta siswi SMA Bantul depresi diduga karena dipaksa memakai jilbab oleh gurunya dirangkum Tribunnews.com, Sabtu (30/7/2022):

Kronologi kejadian

Melansir dari TribunJogja.com, kejadian yang dialami korban bermula saat ia mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 18 Juli 2022 kemarin.

Di hari pertama MPLS semua berjalan lancar dan Mawar nyaman mengikuti rangkaian kegiatan.

MPLS lantas menginjak di hari kedua.

Ketika berada di sekolah, Mawar dipanggil guru untuk datang ke ruang Bimbingan dan Konseling (BK).

Kedatangan Mawar disambut oleh 3 orang guru.

Dirinya lalu ditanyai alasan dirinya tidak memakai jilbab.

Mawar  mengaku sudah dibelikan jilbab oleh sang ayah, namun belum mau memakainya.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Gadis Berjilbab Asal Wonogiri : Dijemput 3 Orang & Naik Bus dari Pasar Sidoharjo

Alami pemaksaan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved