Berita Klaten Terbaru

Khoirudin Mustakim Harumkan Nama Klaten, Sabet Medali Emas di Kejuaraan Dunia Pencak Silat Malaysia

Prestasi Khoirudin Mustakim bukan kaleng-kaleng. Dia meraih emas di 19th World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia, Minggu (31/7/2022). 

Penulis: Ibnu DT | Editor: Ryantono Puji Santoso
Dokumentasi Istimewa Keluarga Mustakim
Khoirudin Mustakim, meraih medali emas pada kejuaraan dunia atau 19th World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia, Minggu (31/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pesilat Khoirudin Mustakim kembali mengharumkan nama Klaten, setelah berhasil meraih medali emas pada kejuaraan dunia atau 19th World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia, Minggu (31/7/2022). 

Kejuaraan dunia pencak silat itu digelar dari tanggal 25 hingga 31 Juli 2022 di Malaysia pada kelas A (45-50kg). 

Dirinya berhasil mendapatkan medali emas untuk Indonesia, setelah mengalahkan pesilat asal tuan rumah yakni Aizad Akbar di babak final.

Tidak hanya itu, Mustakim juga mendapatkan gelar sebagai pesilat terbaik pada ajang tersebut.

Selain itu dengan perolehan sebelas medali emas, sembilan perak, dan delapan perunggu, Indonesia juga keluar sebagai juara umum. 

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Klaten, M. Nasir mengatakan, jika ini merupakan gelar juara kedua tingkat dunia yang berhasil di raih oleh Mustakim. 

"Kejuaraan dunia ini adalah yang kedua, dulu sempat juara di junior sekarang di senior juga juara dunia. Mustakim ini cukup lengkap (raihan gelar juara), yang paling penting Mustakim ini jadi aset penting untuk Kabupaten Klaten," jelasnya.

Baca juga: Bikin Bangga Klaten, Atlet Pencak Silat Khoirudin Mustakim Sabet Perak di Ajang SEA Games Vietnam

Selain bangga akan torehan prestasinya, Nasir juga mengacungi jempol atas pendirian Mustakim untuk tetap bertahan sebagai atlet asal Klaten

“Saya salut dia tidak pernah tergiur untuk pindah ke kabupaten lain. Otomatis dengan prestasinya yang banyak, tawaran untuk pindah ke daerah lain ada,” kata Nasir.

Menurutnya, pencapaian kali ini merupakan hasil pembelajaran dari pertandingan sebelumnya. 

"Kemarin saya motivasi, tunjukkan bahwa kamu itu juara. Alhamdulillah ini sukses dan malah menjadi pesilat terbaik dan musuhnya final malah tuan rumah Malaysia," jelas Nasir kepada TribunSolo.com.

Kala itu dirinya harus puas dengan medali perak Indonesia di ajang SEA Games 2021 di Vietnam, Senin (16/5/2022).

Setelah kalah dramatis dari pesilat Malaysia, Muhammad Hairi Adib dengan selisih 1 poin. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved