Viral

Nasib WNA Jerman Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara Bali, Kini Diminta Segera Tinggalkan Indonesia

Kini, WNA tersebut diberi ultimatum untuk meninggalkan Indonesia sebelum 30 hari masa berlaku Visa on Arrival (VOA).

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/Y Gustaman
ILUSTRASI - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. 

TRIBUNSOLO.COM -- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman, Sebastian Powell, kini harus menerima konsekuensi akibat menulis artikel berisi keluhan mengenai antrean lima jam di konter imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kini, WNA tersebut diberi ultimatum untuk meninggalkan Indonesia sebelum 30 hari masa berlaku Visa on Arrival (VOA).

Soal ultimatum kepada Sebastian Powell ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu.

Baca juga: Hoax atau Fakta? Info WNA Dibuatkan E-KTP untuk Kepentingan Pemilu, Kemendagri Langsung Klarifikasi

Ia mengatakan, ultimatum ini merupakan sanksi bagi WNA tersebut karena telah membuat artikel yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Sebastian kita beri teguran sehingga dia pemegang Visa on Arrival 30 hari, kita minta sebelum 30 hari dia harus segera meninggalkan Bali atau wilayah Indonesia," kata Anggiat, Senin (1/8/2022).

Kata dia lagi, pihak Kemenkumham Bali telah meminta keterangan pada WNA itu menyusul munculnya keluhan soal antrean tersebut.

"Yang bersangkutan sudah kita minta keterangan. Saat ini yang bersangkutan masih ada di Bali," kata dia.

Baca juga: Cara Mengurus Izin Tinggal Bagi WNA di Indonesia, Bawa Paspor yang Sah dan Masih Berlaku

Bukan pengalaman pribadi

Anggiat lantas menyebut jika artikel yang ditulis oleh WNA tersebut ternyata bukan berdasarkan pengalaman pribadinya, tetapi dari orang lain.

Alhasil saat dimintai keterangan, WNA itu tidak bisa menyebut kapan dan di mana kondisi antrean panjang.

"Yang bersangkutan hanya menceritakan apa kata orang tapi dia tidak bisa memastikan kapan itu terjadi, di mana itu terjadi. Dia hanya retelling apa yang dikatakan orang," kata Anggiat.

Anggiat sendiri memastikan pelayanan di konter imigrasi bandara tidak lebih dari dua jam.

Menurutnya, Bandara Ngurah Rai melayani rata-rata sebanyak 47 penerbangan dari 22 negara dalam sehari.

Dari 47 penerbangan tersebut, antara pukul 11.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita, terdapat 10 sampai 12 penerbangan yang tiba secara bersamaan di bandara sehingga mengakibatkan antrean kurang lebih dua jam.

Baca juga: WNA Asal Rusia Panjat Pagar Candi Prambanan, Aksinya Viral di Media Sosial

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved