Viral
Fakta Kakek yang Ngamen Uangnya untuk Nyawer Biduan, Ternyata Dapat Setengah Juta Rupiah Sehari
Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek yang sehari-harinya mengemis namun sempat dipergoki sedang nyawer biduan dangdut, viral di media sosial
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek yang sehari-harinya mengemis namun sempat dipergoki sedang nyawer biduan dangdut, viral di media sosial.
Tak butuh waktu lama, Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Probolinggo menangkap seorang pengamen sekaligus pengemis yang beraksi di lampu lalu lintas Kraksaan.
Baca juga: Kakek Ini Bikin Terenyuh saat Ngamen di Jalanan, Ternyata Uangnya untuk Nyawer Biduan Dangdut
Kakek berinisial Al (58) itu ditangkap setelah videonya yang sedang menyawer biduan dangdut di sebuah panggung orkes viral di media sosial.
Video berdurasi 15 detik itu berisi adegan saat Al berjoget di atas panggung dan menyawer biduan.
Al mengenakan kopiah, tas kecil, dan alat musik rebana yang selalu dibawa saat mengamen atau mengemis.
Setelah ditangkap oleh Satpol PP, Al kini diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo dan menginap di rumah singgah.
Rencananya, Al akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Malang untuk diperiksa kejiwaannya.
Namun, pada Rabu (3/8/2022) siang, AI dikembalikan ke keluarganya di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, dan tidak jadi dibawa ke RSJ.
Sejumlah fakta pun terungkap dari kakek 58 tahun tersebut.
Dilansir dari Kompas.com, Pejabat Fungsional Ahli Muda Satpol PP Probolinggo Budi Utomo mengungkapkan, Al disebut sering meresahkan pengguna jalan.
Sebab, ketika meminta-minta, dia sering memaksa agar diberi.
Hal tersebut, kata Budi, sesuai dengan pengaduan dari masyarakat.
"Dari pengaduan masyarakat, dia suka menggedor pintu mobil saat meminta-minta," kata Budi, Rabu (3/8/2022).
Baca juga: Kisah Seorang Kakek Sengaja Curi Sabun Agar Dipenjara, Mengaku Tak Ingin Kelaparan dan Kesepian
Mengaku penghasilan setengah juta rupiah sehari
Budi mengemukakan, dari pengakuan Al, dirinya bisa mendapatkan uang setengah juta rupiah sehari dari mengemis.
Setiap hari Al bahkan menyantap sate.
"Penghasilannya Rp 400.000 sampai Rp 500.000. Tapi, yang jelas hampir tiap hari pengamen itu terlihat makan sate di salah satu tempat makan di wilayah Kraksaan," katanya.
Budi menambahkan, Al memiliki catatan uang yang dia pinjamkan pada tetangganya. Totalnya mencapai Rp 60 juta.
Catatan uang yang dipinjamkan ke tetangganya itu juga beredar di media sosial.
"Al mengaku anaknya adalah dosen. Dia juga diinformasikan daftar umrah. Kami menurunkan tim untuk menyelidiki apakah pengakuan benar atau tidak. Kemungkinan bisa terjawab besok,” papar Budi.
Sawer biduan dangdut
Budi menjelaskan, tak hanya itu, video Al menyawer biduan dangdut juga viral di media sosial hingga berujung diamankannya kakek tersebut pada Selasa (2/8/2022).
Video berdurasi 15 detik itu berisi adegan saat Al berjoget di atas panggung dan menyawer biduan.
Al mengenakan kopiah, tas kecil, dan alat musik rebana yang selalu dibawa saat mengamen atau mengemis.
“Tidak elok kalau memang benar uang dari hasil ngamen dibuat untuk menyawer," ujar Budi.
(Kompas.com)