Breaking News:

Bocah Tenggelam di Sragen

Potret Waduk Sulur Sragen, Lokasi Dua Bocah Tewas Tenggelam : Kejadian Kedua Setelah 5 Tahun Silam

Embung Gringging atau Waduk Sulur di Sambungmacan, Sragen ternyata bukan kali pertama menjadi lokasi tenggelamnya orang di sana.

Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari
Waduk Sulur di Sambungmacan, Sragen yang menjadi lokasi tenggelamnya dua bocah, Kamis (4/8/2022). Kejadian semacam ini bukan kali pertama terjadi. 4-5 tahun yang lalu kejadian serupa pernah terjadi dan menyebabkan tiga orang menjadi korban. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Embung Gringging atau lebih dikenal sebagai Waduk Sulur merupakan lokasi tenggelamnya dua bocah di Sragen pada Kamis (5/8/2022).

Diketahui KV (10) dan MA (9) ditemukan meninggal dunia di waduk yang berlokasi di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen itu pada Kamis (5/8/2022) malam.

Siang harinya, kedua bocah malang tersebut diketahui mandi di waduk tersebut.

Baca juga: Paniknya Kakek Bocah yang Tenggelam di Waduk Sulur Sragen : Tak Kunjung Pulang hingga Malam Hari

Embung Gringging atau dikenal sebagai Waduk Sulur di Kecamatan Sambungmacan, Sragen
Embung Gringging atau dikenal sebagai Waduk Sulur di Kecamatan Sambungmacan, Sragen yang merupakan lokasi tenggelamnya 2 bocah pada Kamis (4/8/2022) lalu.

Diduga karena tidak bisa berenang, keduanya berakhir tenggelam.

Jasad keduanya berhasil dievakuasi pada pukul 19.30 WIB dan 21.15 WIB setelah dilakukan proses pencarian sejak pukul 18.00 WIB.

Warga sekitar, Sarjuno mengatakan anak-anak sebenarnya jarang main di embung tersebut.

"Jarang main disitu, kalau ketahuan orang yang lebih tua pasti dilarang, tapi kemarin kebetulan tidak ada yang tahu, ya yang namanya musibah," ujar Sarjuno kepada TribunSolo.com, Jumat (5/8/2022).

Embung tersebut diapit berada ditengah area persawahan. Sehingga bisa dibilang diapit oleh sawah.

Embung Gringgring sudah ada selama belasan tahun yang lalu, dimana dibangun saat era pemerintahan mantan Bupati Untung Wiyono.

Baca juga: Malam-malam, Dua Bocah Tenggelam di Waduk Sulur Sragen

Baca juga: Kiriman Gas Elpiji 3 Kg di Sragen Mulai Seret : Biasanya Seminggu 2 Kali, Sekarang Cuma Sekali

Fungsinya untuk menampung air dan pengairan sawah disekitarnya.

Menurutnya, kejadian semacam ini merupakan yang kedua kalinya terjadi.

"Ini sudah kedua kalinya, yang pertama sudah 4-5 tahun yang lalu, tapi korbannya ada 3 orang," kata Sarjuno.

"Sebetulnya banyak kejadian, tapi selalu konangan (ketahuan), akhirnya ya tidak jadi tenggelam, biasanya kalau ada yang mau tenggelam, ada yang teriak, langsung ditolong, kalau ini tidak," terangnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved