ASEAN Para Games di Solo

Adyos Astan Gagal Atasi Kebangkitan Thailand di 3 Set Terakhir Final Tenis Meja ASEAN Para Games

Kurang sabar menjadi penyebab Adyos Astan tidak bisa meraih medali emas di final para tenis meja. Lawannya mampu bangkit di 3 set terakhir.

Tribunsolo.com/Adi Surya Samodra
Adyos Astan coba mengembalikan bola pukulan Wanchai Chaiwut, atlet Thailand, di GOR UNS Solo, Jumat (5/8/2022). Dia takluk 3-1 dari Wanchai dalam partai final single putra klasifikasi TT4 para tenis meja ASEAN Para Games. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Adyos Astan harus puas meraih medali perak para tenis meja dalam partai final single putra klasifikasi TT4 di Solo Techno Park, Jumat (5/8/2022).

Dia harus kalah dari Wanchai Chaiwut dengan skor 3-1.

Aston sebenarnya berhasil merebut set pertama dengan kemenangan cukup meyakinkan lewat skor 11-5.

Baca juga: Gol Thailand di Menit Akhir Buyarkan Asa Goalball Putra Indonesia Sumbang Medali Emas

Baca juga: Kecewanya Roni, Sudah Masuk 300 Orang Terpilih Dapat Tiket Closing Ceremony APG, Tapi Tak Kebagian

Namun, Wanchai mampu bangkit di tiga set berikutnya meraih kemenangan. 

Astan harus takluk dengan skor 6-11, 6-11, dan 7-11 di tiga set beruntun. 

Praktis, itu membuatnya harus puas dengan raihan medali perak. 

Astan menuturkan masih ada beberapa evaluasi atas performanya di partai final single men para tenis meja klasifikasi TT4 itu. 

Kesabaran dalam bermain menjadi salah satunya. 

Astan nampak kurang sabar terlebih saat meladeni pukulan-pukulan spin yang diberikan Wanchai. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved