Kuliner Solo

Mi Ayam Enak di Karanganyar : Coba Cicipi Mie Ayam Wajan di Cangakan, Pakai Toping Ceker dan Bakso

Inspirasi menggunakan wajan untuk wadah sajian mi ayam dari video kuliner Jogja di media sosial YouTube.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/MARDON WIDIYANTO
Penampakan Mi Ayam Wajan di Jalan Lawu/Solo-Tawangmangu, tepatnya di Cangakan, Karanganyar, Sabtu (14/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR -  Mi ayam merupakan salah satu jenis kuliner yang banyak digemari masyarakat Indonesia.

Tak sulit menemukan warung mi ayam di Kabupaten Karanganyar.

Salah satunya adalah mi ayam yang disajikan dalam wajan berikut ini.

Baca juga: 5 Tempat Makan Mi Ayam di Solo yang Terkenal Enak dan Wajib Dicoba, Mana Favoritmu?

Seperti namanya, kuliner satu ini disajikan dengan wajan kecil laiknya mangkuk untuk makan. 

Warung yang menjajakan Mi Ayam Wajan ini berada tepi jalan Lawu/Solo-Tawangmangu, tepatnya di Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Yudianto (30) mengatakan, awal mulai berjualan mi ayam mulai 2011 di ujung barat Indonesia.

"Saya mulai jualan mi ayam  2011 di Aceh, kemudian 2017 saya putuskan pulang kampung, dan menghabiskan jaga kandang ayam di rumah, baru 2019 saya berjualan mi ayam lagi," kata Yudianto kepada TribunSolo.com, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Mi Ayam Pasoepati,Kuliner Super Laris di Solo, Bisa Jadi Pilihan untuk Menu Makan Siang

Yudianto mengatakan pada tahun 2019, ia mencari inovasi dan ide baru agar mi ayamnya mudah dikenali masyarakat.

Dia mengaku, menemukan inspirasi menggunakan wajan untuk wadah sajian mi ayam dari video kuliner Jogja di media sosial YouTube.

"Awalnya mulanya menggunakan mi ayam dengan wajan, itu dari nonton YouTube kuliner Jogja, karena di Jogja banyak aneka ragam kuliner, saat saya membuka kembali warung mi ayam di sini, langsung terapkan sajian mi ayam wajan, dan banyak yang mesan karena penasaran," ungkap Yudianto.

Dia mengatakan, dalam sehari jualan dagangannya, menghabiskan 4 kilogram mi atau 64 porsi per hari.

Baca juga: Bakso Derogab, Rekomendasi Bakso Iga dan Mi Ayam Super Enak di Solo, Cocok Dinikmati Saat Hujan

Kemudian, ia mengatakan banyak yang datang dan memesan mi ayam wajan, karena penasaran dengan sensasi memakan mi ayam di atas wajan yang dibanderol Rp 8 ribu per porsi.

"Omzet saya, per harinya mengabiskan 64 porsi, satu porsinya sekitar Rp 8 ribu, sehingga omzet per hari sekitar Rp 512 ribu," ujar Yudianto.

Mi ayam wajan buatan Yudianto juga menyediakan toping seperti bakso, dan ceker.

Selain itu, Yudianto juga menjajakan mi ayam dengan sajian piring, bakso, dan aneka minuman.

"Kami memulai membuka lapak kami, dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB, harga mulai Rp 12 Ribu," ungkap Yudianto.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved