Pilpres 2024

Koalisi Pilpres 2024 Terbentuk dari KIB hingga Gerindra-PKB : Gimana PDIP, Demokrat, PKS dan NasDem?

Dua poros koalisi partai politik (parpol) menjelang Pilpres/Pemilu 2024 sudah terbentuk, sementara PDIP, NasDem, PKS dan Demokrat belum bersikap.

Penulis: Tribun Network | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Partai politik peserta pemilu 2024 yang memilki kursi di DPR RI. Di mana kini untuk menyambut 2024 mendatang, sudah ada poros KIB dan Gerindra-PKB, sementara PDIP, kemudian NasDem, PKS dan Demokrat belum bersikap. 

TRIBUNSOLO.COM - Kini sudah ada sebanyak dua poros koalisi partai politik (parpol) menjelang Pilpres/Pemilu 2024.

Awal Juni 2022 diawali oleh Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Bergabungnya Golkar yang memiliki 12,31 persen, PAN 6,84 persen dan PPP 4,52 persen, maka mereka kini mengantongi 23, 67 persen.

Adapun di dalam DPR RI, Golkar mempunyai 85 kursi, PAN 44 dan PPP 19 kursi dengan total jika digabungkan menjadi 148 kursi.

Dua bulan setelah itu tepatnya 13 Agustus 2022, giliran Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara Gerindra yang memiliki 12,57 persen dan PKB 9,69 persen maka keduanya sudah mengumpulkan 22,26 persen.

Kemudian di DPR RI, Gerindra 78 kursi dan PKB 54 kursi dengan total 132 kursi.

Di balik bersatunya KIB dan Gerindra-PKB, ada sejumlah partai yang memiliki wakil di DPR di antaranya PDIP belum menentukan sikap.

Memang partai pemenang Pemilu 2019 itu memilik 128 kursi atau 19,33 suara di nasional yang dipastikan bisa mengusung capres sendiri.

Baca juga: Beda Sikap Andika Perkasa dan Gatot Nurmantyo saat Diusung Jadi Bakal Capres

Baca juga: Musda IV Kosgoro 1957 Jateng di Solo, Ketum Golkar Airlangga Hartarto Dijagokan Jadi Capres 2024

Sama dengan PDIP, tiga partai lain yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat belum memutuskan koalisi.

Padahal jika bergabung, NasDem memiliki 9,05 persen, Demokrat 7,77 persen dan PKS 8,21 persen.

Jika digabungkan maka mendapatkan suara 25.03 persen, kemudian kursi di DPR menembus 163 kursi.

Meskipun sempat berkali-kali bertemu melakukan komunikasi politik.

Ini menarik dinantikan, apakah partai-partai yang belum berkoalisi akan menentukan sikap untuk bergabung atau membuat poros sendiri.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved