Berita Solo Terbaru

Pendidikan Seksual Sejak Dini Diklaim Kurangi Potensi Pelecehan Anak, Ini Penjelasan Mahasiswa UNS

Mahasiswa UNS meyakini pendidikan seksual yang dilakukan sejak dini mampu mengurangi potensi pelecehan seksual yang terjadi pada anak-anak

TribunSolo.com/Eka Fitriani
Mahasiswa UNS saat memberikan pembelajaran terkait alat reproduksi kepada anak-anak santri TPA Rusunawa Jurug. Mahasiswa UNS menggunakan media ajar berupa komik dengan tokoh anak untuk memudahkan anak-anak memahami konteks yang diberikan. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Eka Fitriani 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Mahasiswa UNS meyakini dengan pendidikan seksual sejak dini dapat mengurangi potensi pelecehan terhadap anak-anak.

Hal ini diungkap Sekar Nur Hanifah, mahasiswa UNS yang memiliki proyek pembelajaran Pendidikan seksual kepada Santri TPA Rusunawa Jurug.

“Proyek mengajari Santri TPA Rusunawa Jurug dengan komik terkait Pendidikan seksual tersebut kami lakukan karena melihat banyak kasus pelecehan di media massa,” kata Sekar, kepada TribunSolo.com, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Layat Istri Lukminto di Solo, SBY Kenang soal Tulusnya Persahabatan Tanpa Politik dan Bisnis

Baca juga: Dua Warga Ketelan Diringkus Polisi, Ketahuan Bermain Judi Capjikia di Belakang RRI Solo

“Apalagi melihat berita yang menunjukkan anak-anak yang mengalami pelecehan seksual, tapi si anak tidak paham kalau dirinya sedang dilecehkan,” katanya.

Ketidaktahuan anak-anak dan rasa sungkan orang tua yang menganggap pengetahuan seksual merupakan hal yang tabu malah bisa menjadi bumerang untuk anak.

“Karena kalau tidak diberi tahu, bagaimana si anak akan mengerti bagian mana yang boleh dipegang atau tidak,” katanya.

“Apalagi kalau orang itu (pelaku) dari lingkungan terdekat,” ujarnya.

Sekar membeberkan selama masa mengajar tersebut, dirinya dan tim masih menemui anak-anak yang suka bermain dengan menyentuh area-area tertentu dari teman-temannya.

“Setelah kami beritahu, akhirnya mereka mengerti untuk tidak boleh menyentuh temannya di area-area tertentu,” katanya.

Gunakan Media Komik dengan Tokoh Anak

Mengajari anak-anak terkait alat reproduksi biasanya memiliki banyak hambatan dan susah dilakukan.

Salah satunya dikarenakan mengajari pengetahuan seksual masih dianggap tabu.

Namun, sekelompok mahasiswa UNS dengan berani membuat kegiatan pembelajaran tentang organ reproduksi dan pengetahuan seksual kepada anak-anak di Santri TPA Rusunawa Jurug.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved