Istri Pendiri Sritex Meninggal
Sosok Penerus PT Sritex Group Selepas Susyana Lukminto Tutup Usia : Iwan Setiawan & Iwan Kurniawan
Iwan Setiawan dan Iwan Kurniawan telah didapuk menjadi penerus Susyana Lukminto dalam mengurus PT Sritex Group ke depannya.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Bagi Iwan, Susyana menjadi salah satu sosok penting dalam hidupnya.
Terlebih, istri pendiri Sritex Group Lukminto tersebut merupakan sosok panutan dalam keluarga.
"Ibu itu panutan, dia jadi panutan keluarga, ibu yang berkarya, sosok yang moderat," katanya.
"Ibu itu tidak mengenal capai, tidak mengeluh, dan membantu bapak dulu semasa hidupnya," tambahnya.
Iwan mengungkapkan mendiang-lah yang pertama kali menyemangati keluarga untuk segera bangkit selepas Lukminto tutup usia pada 5 Februari 2014 silam.
"Dulu waktu ditinggal bapak, ibu itu yang cepat sekali move on dan mengajak anak-anaknya kembali lagi (bersemangat)," ungkapnya.
Emosionalnya Tiga Putri Susyana Lukminto
Suasana haru dan sedih terasa saat perwakilan keluarga menumpahkan kenangan mereka bersama mendiang istri pendiri PT Sritex Group, Susyana Lukminto.
Terlebih, saat tiga putri Susyana, yakni Vonny Imelda Lukminto, Lenny Imelda Lukminto, dan Margaret Imelda Lukminto berbagi cerita.
Vonny, misalnya, suaranya terdengar bergetar saat menceritakan kembali kenangan bersama Susyana.
Khususnya, saat menemani istri Lukminto tersebut berobat ke sejumlah negara lebih kurang setahun terakhir ini.
"Perjalanan mamah dalam satu tahun ini tidak lah mudah," begitulah Vonny membuka ceritanya, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Karangan Bunga Duka Cita untuk Susyana Lukminto Juga Penuhi Makam Shri Garden : Ada Dari Jokowi
Baca juga: Detik-detik Peti Jenazah Istri Pendiri Sritex Susyana Lukminto Dimasukkan ke Pusara : Gunakan Katrol
Susyana memang sempat berjuang sembuh atas penyakit yang dideritanya.
Ia bahkan harus dirawat di sejumlah rumah sakit Amerika Serikat hingga Singapura.
Diantaranya Mayo Clinic Rochester, yang kemudian berpindah ke salah satu rumah sakit di Boston, sebelum akhirnya dirawat ke rumah sakit Mount Elizabeth Singapura.