Istri Pendiri Sritex Meninggal
Sosok Penerus PT Sritex Group Selepas Susyana Lukminto Tutup Usia : Iwan Setiawan & Iwan Kurniawan
Iwan Setiawan dan Iwan Kurniawan telah didapuk menjadi penerus Susyana Lukminto dalam mengurus PT Sritex Group ke depannya.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
"Mami kami sangatlah kuat dan tidak pernah putus asa pada saat yang sangat menggelisahkan, beliau pun tetap bersemangat," kata Vonny.
"Bahkan, lebih menyemangati kami, anak-anaknya yang menjaga mamah," tambahnya.
Bagi Vonny, Susyana merupakan sosok yang kuat dan tak pernah putus asa.
"Kami tidak bisa memberikan atau membalas budi mamah yang begitu sayang dan perhatian, dan selalu memperhatikan kami semua. Maafkan kami mamah, anak-anakmu," tutur Vonny.
Sementara itu, bagi Lenny, Susyana merupakan sosok ibu sekaligus teman yang akan sangat dirindukannya.
"Kehilangan mamah adalah ujian berat kedua setelah kehilangan papa. Kehilangan seorang sahabat, teman makan pagi dan teman curhat," kata Lenny.
Baca juga: Diiringi Tradisi Tionghoa Berupa Pecah Semangka, Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Makam
Baca juga: Pesan Susyana Lukminto untuk Penerus Sritex : Jadilah Pohon Bambu, Tahan Cuaca, Bencana & Rintangan
"Apapun keluhan kita, mamah selalu memberi semangat," tambahnya.
Bersama Susyana, Lenny belajar bahwa seorang ibu harus bisa memasak dan bekerja dengan baik.
"Memberi banyak pelajaran bagi kita, sederhananya, cara memasak resep keluarga, beliau juga selalu support saat kami merasa terjatuh, mamah berbagi pengalaman kepada kita untuk bisa jadi pribadi yang lebih bijak," kata dia.
"(Mamah) inspirasi bagaimana menjadi ibu yang harus bisa masak dan kerja, mamah telah melewati masa sulit," cerita Lenny.
"Itu menjadi pelajaran penting bagi kita untuk tanpa lelah melalui itu, (mamah) adalah contoh teladan bagi kita dan anak-anak ke depannya," tambahnya.
Sedangkan Margaret, mengenang Susyana sebagai sosok ibu yang baik dan selalu menyayangi keluarga.
"Mamah mendedikasikan untuk anak-anaknya, memastikan kami semua merasa disayangi dan didukung dalam kegiatan dan pekerjaan kami," ujar Margaret.
"Terima kasih, mamah telah mengorbankan segalanya demi kebaikan keluarga, sabar mendengarkan keluh kesah kami, dan beri nasihat bijaksana dan adil bagi semua," tambahnya.
Detik-detik Peti Susyana Masuk ke Pusara