Berita Seleb

ART Dara Arafah Ternyata Direkrut Lewat Media Sosial Facebook, Brankas Isi Rp 700 Juta Raib

Kasus pencurian brankas berisi uang Rp 700 juta di rumah Dara Arafah mengungkap fakta baru.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Brankas milik Dara Arafah di rumahnya dicuri asisten rumah tangganya. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus pencurian brankas berisi uang Rp 700 juta di rumah Dara Arafah mengungkap fakta baru.

Untuk diketahui, brankas tersebut dibawa kabur oleh Musridah, asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumahnya.

Baca juga: ART Dara Arafah yang Bawa Kabur Brankas Isi Uang Rp 700 Juta Ternyata Direkrut Lewat Facebook

Melansir dari Tribunjakarta, Dara Arafah mengatakan jika pelaku sebelumnya dihubungi sang ibunda melalui media sosial Facebook.

"Asisten (rumah tangga) aku itu baru banget, baru tiga bulan, mama nyari dari sosial media, di Facebook," kata Dara Arafah selepas menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Utara pada Rabu (7/9/2022) malam.

Pelaku memang bekerja sebagai ART yang menginap di kediaman Dara Arafah.

Sehingga dia dengan bebas bisa keluar masuk rumah keluarga Dara Arafah.

Ternyata Musridah baru tiga bulan bekerja di keluarga Dara Arafah.

Pelaku mematikan CCTV yang berada di rumahnya untuk menghilangkan jejak.

Pelaku sendiri dikenal sebagai sosok yang pendiam.

Namun menurut Dara Arafah, Musridah kerap membesarkan hal sepele.

"Mencurigakan banget sih enggak, cuman orangnya itu memang rada pendiam aja sih, kayak suka ngompor-ngomporin aja," bebernya.

"Dia tuh enggak suka kalau ada saudara aku main, karena kan di rumah aku sepi. Dia tuh sukanya sepi aja," tambahnya.

Baca juga: Baru Bekerja 2 Bulan, ART Dara Arafah Bawa Kabur Rp 700 Juta, Sempat Minta Ongkos dan Matikan CCTV

Brankas curian dibawa menggunakan mobil sewaan

M disebut membawa brankas seberat 30 kg milik Dara Arafah dibantu oleh dua orang laki-laki menggunakan sebuah mobil.

"Tadi sudah diambil keterangan dari beberapa saksi, salah satunya dari sopir taksi dan kenek kendaraan yang memang sengaja dipesan dari salah seorang yang terduga sebagai tersangka," tutur Febri.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sopir taksi dan kenek itu hanya diperintahkan untuk mengambil barang.

Terduga pelaku menyewa mobil dengan dalih akan membawa sound system.

"Dari pemesanan hanya menunjukkan bahwa barang tersebut hanya berupa sound system saja, jadi tidak mengetahui bahwa isinya itu adalah sebuah brankas," kata Febri. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved