Berita Klaten Terbaru

Peredaran Miras Masih Marak di Klaten, 523 Botol Miras Disita Polisi Selama Agustus 2022

Ratusan botol miras diamankan oleh Polres Klaten dari berbagai lokasi selama periode Agustus 2022. Hal itu membuktikan peredaran miras masih marak

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Penampakan ratusan miras yang berhasil diamankan Polres Klaten. Peredaran miras ternyata masih marak di Klaten. Selama kurun Agustus 2022, tercatat 523 botol miras disita dari 13 lokasi berbeda. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Peredaran minuman keras (miras) di Klaten ternyata masih marak.

Terbukti,  selama bulan Agustus 2022, ada ratusan botol miras yang disita Kepolisian Resor Klaten dari berbagai lokasi yang berbeda. 

Miras berbagai merk itu diperjualbelikan secara ilegal. 

"Penindakan ini terjadi selama bulan Agustus 2022 di 13 lokasi dengan jumlah total 523 botol miras," ujar Wakapolres Klaten, Kompol Sumiarta di Mapolres Klaten, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Sadar Terekam CCTV, Maling Swalayan di Jalan Solo-Jogja Klaten Gasak Brankas hingga Rekaman CCTV

Baca juga: Warga Klaten Harap Bersabar, Pencairan BLT BBM Ditunda, Pemkab Sebut Ada Perubahan Nominal

Sumiarta mengatakan penindakan terhadap miras ilegal itu berawal dari adanya laporan masyarakat.

Atas aduan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personil untuk dilakukan penindakan. 

Respon cepat itu, kata Sumiarta, dilakukan guna menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Dia mengatakan para penjual miras ilegal bakal dijerat dengan Perda nomor 12 tahun 2013 pasal 42 huruf c Jo pasal 54 ayat 1 perkara penjualan miras dengan ancaman kurungan penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta.

Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten mengenai hukuman yang ada saat ini.

Dengan demikian, para penjual miras ini mampu merasakan efek jera dan mengurangi peredaran miras tersebut. 

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Klaten, Iptu Edris Prayitno menambahkan bahwa para pelaku penjual miras ilegal itu ternyata beragam.

Ada yang merupakan pemain lama atau residivis, tapi ada juga yang merupakan pemain baru. 

Baca juga: Potret Ratusan Motor Disita di Klaten, Tertangkap Pakai Knalpot Brong: Ada Klx hingga Yamaha R15 

Baca juga: Waspada, Sudah 19 Orang Meninggal Dunia, Kini Demam Berdarah di Klaten Menembus 395 Kasus

Untuk mengelabui petugas, modus operandi berbeda dilakukan saat transaksi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved