Berita Karanganyar Terbaru

Tetap Nekat Beroperasi, Black Arion Intip Celah Satpol PP Karanganyar Tak Bisa Segel Tanpa SK PPNS

Terungkap sudah mengapa kafe Black Arion tetap nekat beroperasi meski Satpol PP Karanganyar sempat melakukan penyegelan beberapa waktu lalu.

Dok. Satpol PP Karanganyar
Satpol PP Karanganyar menyegel Kafe Black Arion, di Jalan Adi Sumarmo, tepatnya di Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Penyegelan Satpol PP Karanganyar terhadap kafe Black Arion yang berdiri di tanah kas Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, tak bisa dilakukan.

Pasalnya para petugas Satpol PP Karanganyar yang melakukan penyegelan tak memiliki SK penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

Kepala Satpol PP Karanganyar, Bakdo Harsono membantah pihaknya tak bertindak menyikapi polemik perizinan usaha Black Arion

Hanya saja memang, Black Arion disebutnya mampu melihat celah yang ada.

"Tindakan kami disebut cacat hukum, Black Arion tahu SK PPNS petugas Satpol PP tak lagi berlaku, kami akui memang SK-nya belum diperpanjang," kata Bakdo kepada TribunSolo.com, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Black Arion Masih Beroperasi di Tanah Kas Desa Gedongan, Satpol PP Karanganyar Bantah Tak Berdaya

Baca juga: Video Pria Berbaju Biru Gondol Kompor Gas hingga Mixer di Karanganyar Viral, Modus Jadi Pembeli 

Bakdo mengatakan kafe tersebut sebenarnya sudah disegel, dengan harapan operasional usaha hiburan dihentikan dan pemilik diminta mengurus perizinan yang harus ditempuh. 

Namun, segel itu dipereteli dengan Black Arion memanfaatkan fakta bahwa tak bisa dilakukan penyegelan tanpa SK PPNS.

Akhirnya hal itu membuat kafe Black Arion terus beroperasi hingga saat ini.

Lantaran argumen itu benar adanya, maka Satpol PP Karanganyar memilih memperbarui SK-nya ke Kemenkum HAM. 

Dia mengaku pembaharuan SK itu sudah dilakukan Juli lalu. 

"Satpol PP nganyari SK PPNS nya, SK untuk satu petugas dulu," ungkap Bakdo.

Ia mengatakan sebenarnya Satpol PP tak hanya punya satu pemilik SK. 

Namun beberapa anggota lain yang punya SK sudah tak bekerja di Satpol PP, karena mutasi jabatan.

Baca juga: Lama Mangkrak, Pemkab Karanganyar Ambil Alih Mesin Pengolah Sampah dari China di Sukosari 

Baca juga: Soroti Kafe di Gedongan, Fraksi PKS saat Parpurna di DPRD Karanganyar : Sudah Disegel Kok Buka Lagi

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved