Berita Internasional

Ibu di India Meracuni Bocah Usia 13 Tahun hingga Tewas, Agar Sang Anak Tak Punya Saingan di Kelas

Menurut laporan Oddity Central, korban dipastikan tewas setelah diracun oleh tersangka, Jumat (9/9/2022) di Distrik Karaikal, Puducherry, India.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Kompas.com
Ilustrasi racun serangga. 

TRIBUNSOLO.COM - Bocah berusia 13 tahun di India, tewas setelah menenggak minuman yang sudah diisi racun.

Ternyata minuman beracun itu adalah ulah dari Ibu teman korban.

Menurut laporan Oddity Central, korban dipastikan tewas setelah diracun oleh tersangka, Jumat (9/9/2022) di Distrik Karaikal, Puducherry, India.

Dilansir dari Media Malaysia, OHBULAN! awalnya tersangka menyerahkan botol minuman ringan kepada penjaga sekolah untuk diserahkan kepada korban saat acara tahunan sekolah.

Sekembalinya ke rumah, korban dikabarkan mengeluh sakit kepada ibunya setelah meminum air tersebut.

Bahkan, remaja itu juga sampai muntah-muntah sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Daftar Film dan Serial Seputar Keluarga Kerajaan Inggris, Cerita Putri Diana Paling Sering Disorot

Setelah mendapat penanganan dan kondisi korban agak membaik, ia diperbolehkan untuk pulang.

Tetapi, sesampainya di rumah kesehatannya malah memburuk dan dia dirawat kembali di rumah sakit.

Namun, keesokan harinya remaja itu malah dipastikan telah tiada.

Tak terima dengan kematian sang anak yang mengejutkan, ibu korban memutuskan mendatangi sekolah dan meminta pihak sekolah untuk memeriksa CCTV.

Dari sanalah terbongkar kalau tersangka telah memasukkan sesuatu ke dalam botol minuman sebelum menyerahkannya kepada penjaga sekolah.

Tersangka yang berumur 42 tahun itu adalah ibu dari salah satu teman sekelas korban.

Seorang ibu siswa di India ditangkap oleh polisi dan dimintai keterangan setelah memberikan minuman beracun untuk teman anaknya. Disebutkan ada persaingan akademik
Seorang ibu siswa di India ditangkap oleh polisi dan dimintai keterangan setelah memberikan minuman beracun untuk teman anaknya. Disebutkan ada persaingan akademik 

Baca juga: Bharada E Sebut Dirinya yang Pertama Menembak Brigadir J, Ferdy Sambo Menembak Terakhir

Disebut-sebut, sebelumnya si tersangka dan ibu korban sempat adu mulut karena persaingan akademik.

Akhirnya, si tersangka memutuskan melakukan hal keji tersebut agar prestasi korban tidak dirayakan

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved