Viral

Viral Video Pria Diduga Oknum Polisi Arogan Halangi Pintu Keluar-Masuk, Bisa Terancam Hukuman

Video itu kian jadi sorotan karena diunggah ulang dan dikomentari oleh Mahfud MD.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Twitter @HabibMu50362599
Viral video oknum polisi mendapatkan teguran oleh Ketua RT dan satu perempuan karena memarkirkan mobil di tengah jalan masuk gang, hingga terlibat cek-cok. 

TRIBUNSOLO.COM -- Viral di media sosial, video cekcok antara pengemudi mobil dengan warga karena pengemudi tersebut berhenti di pinggir jalan dan menghalangi pintu masuk dan keluar.

Video itu viral setelah diunggah akun Twitter, Habib Musa.

Dalam unggahannya tertera penjelasan di dalam video bahwa pengemudi tersebut merupakan anggota polisi.

Baca juga: Inilah 3 Bos Tambang Pasir di Klaten yang Ditangkap Polisi karena Ilegal : Satu Tersangka Tak Kecewa

Video itu kian jadi sorotan karena diunggah ulang dan dikomentari oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Mahfud MD.

Mahfud MD mengatakan, jika benar itu anggota polisi maka perlu diusut.

"Ini beneran atau konten sandiwara buatan? Kalau ini sungguhan saya maka Polisi harus mengambil tindakan. Itu ada nomer mobilnya B. 1489 KYP. Masak, arogansinya spt itu. @DivHumas_Polri," tulis Mahfud MD, dikutip Senin (12/9/2022).

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, adanya video tersebut belum membuktikan bahwa pengemudi tersebut ialah anggota polisi.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Engkel Tabrak Pagar Kantor Polisi dan Gerobak Pedagang di Boyolali

Apabila seperti narasai yang beredar, maka tidak mencerminkan perilaku polisi.

"Seandainya betul itu oknum anggota Polisi, sikap, perilaku dan tindakannya tidak mencerminkan sebagai anggota Polri yang seharusnya bertindak sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," kata Budiyanto dilansir dari Kompas.com, Senin (12/9/2022).

"Apalagi dia memarkirkan kendaraan di depan pintu masuk yang dipergunakan untuk keluar masuk kendaraan. Sebagai oknum anggota Polisi harusnya paham terhadap aturan termasuk aturan untuk parkir dan berhenti," kata dia.

Mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya itu menyebut ketentuan soal berhenti dan parkir sudah diatur dalam Undang-Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Kejadian kendaraan berhenti atau parkir di pintu masuk yang diduga dikemudikan oleh oknum Polisi merupakan perbuatan melawan hukum terhadap peraturan perundang - undangan lalu lintas dan angkutan jalan," kata dia.

Pasal 106 ayat 4, huruf e

 Setiap orang yg memgemudikan ranmor di jalan wajib mematuhi ketentuan ,antara lain: berhenti dan parkir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved