Liga Inggris

Reaksi Fans Chelsea saat Graham Potter Beri Pesan di Tiktok : Bawa Kembali Tuchel

Fans Chelsea memberikan reaksi tak terduga saat Graham Potter memberikan pesan pertamanya melalui akun TikTok klub kemarin.

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/ AFP
Graham Potter tepuk tangan saat akhir laga Liga Inggris Brighton and Hove Albion vs Leicester City di the American Express Community Stadium, 4 September 2022. (Adrian DENNIS / AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Fans Chelsea memberikan reaksi tak terduga saat Graham Potter memberikan pesan pertamanya melalui akun TikTok klub kemarin. 

"Untuk semua penggemar Chelsea, ini adalah suatu kehormatan besar,".

"Saya sangat bangga, sangat senang berada di sini-sangat menantikan untuk bertemu dengan anda semua,".

"Sangat menantikan untuk bekerja dengan para pemain, menyediakan tim yang bersaing dan menang dan sesuatu yang akan anda banggakan," kata dia dikutip dari The Sun.

Beberapa dari mereka masih meneriakan nama Thomas Tuchel di kolom komentar.

Mereka meragukan Potter mampu menggantikan Tuchel.

Baca juga: Liverpool vs Ajax, Alfred Schreuder Sampai Pantengin Laga Man United : Keberanian Adalah Kunci

Baca juga: Graham Potter Tiba, Chelsea Gerak Cepat Cari Direktur Olahraga, Todd Boehly Bidik Luis Campos

Berikut beberapa komentar mereka :

"Dia tidak akan menggantikan Tuchel, apa pun yang terjadi."

"Tuchel adalah manajer kami."

"Bawa kembali Tuchel."

"Tuchel selamanya."

Meski demikian, beberapa fans Chelsea juga sedikit lebih optimistis dengan penujukkan Potter :

"Guys Tuchel tidak pantas dipecat tetapi kita harus melanjutkan dia tidak akan kembali, merangkul Potter dan mendukungnya, dia akan berbuat baik untuk klub ini."

"Saya merindukan Tuchel tetapi kita harus melanjutkan."

Potter segera memimpin sesi latihan Chelsea untuk persiapan menghadapi RB Salzburg di Liga Champions. 

"Saya pikir anda harus memahami bahwa mereka adalah manusia terlebih dahulu, dan kuncinya adalah mencoba memahami mereka," kata Potter.

“Pahami apa yang memotivasi mereka dan pahami seperti apa mereka sebagai manusia, dan kemudian, dari situ, cobalah untuk mencapai titik temu, mencoba membangun hubungan, mencoba berkomunikasi secara efektif setiap hari dan membangun rasa hormat, kepercayaan, dan kejujuran," tambahnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved