Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Chinese Food Halal di Klaten, Coba Mampir ke Bakmie Barokah: Harga Mulai Rp 15 Ribu

Di Klaten ada warung makan dengan olahan chinese food halal. Walaupun tergolong baru, warung tersebut sudah cukup ramai pembeli.

Penulis: Ibnu DT | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Salah satu menu bakmi di Warung Barokah yakni mie, ayam rebus, ayam chairsiu, pakcoy, pangsit goreng dan pangsit kuah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebuah kedai makan yang menyajikan olahan chinese food bernama Bakmie Barokah Klaten mulai buka sejak tanggal 14 Agustus 2022 lalu. 

Kedai tersebut berlokasi di Jalan Mayor Kusmanto No. 19 Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten

Kedai tersebut juga memiliki jargon, lowkey badass noodle bar yang memiliki arti kedai bakmie sederhana tapi berani di adu soal rasa. 

Meski menyediakan masakan cita rasa cina, namun semua menunya diklaim tidak mengandung babi atau bahan makanan lain yang memiliki unsur haram didalam ajaran umat muslim, Jadi penasaran, apa rahasia kelezatannya? 

Saat ditemui kedainya, pemilik warung Bakmie Barokah Yoga Nasrulah Akbar (26) mengaku muncul keinginan membuat kedai kuliner itu, karena rasa cintaannya terhadap makanan dari negeri tirai bambu, terutama olahan mie. 

Dari sanalah yang akhirnya membuatnya mencoba peruntungan bersama keempat kawannya, dengan membuka kedai makan yang menyediakan olahan mie dengan cita rasa yang serupa.

Dirinya menambahkan, bahwa keinginan membuka kedai tersebut sudah muncul sejak tahun lalu, namun harus tertunda karena berbagai kendala. 

Selain suka, Yoga melihat, saat ini olahan mie sedang digandrungi oleh anak muda terutama di kota-kota besar. 

"Karena tren olahan mie dengan cita rasa negeri Tiongkok sendiri juga sudah ada di beberapa wilayah lain seperti Jakarta, Solo, Jogja, Surabaya dan lain-lain tapi yang lain lebih tradisional," jelasnya. 

"Sedangkan kita sasarannya lebih ke anak muda, jadi kita buat lebih modern, baik itu interiornya dan cara penyajiannya," tambahnya.

Baca juga: Mie Ayam Unik di Wonogiri : Dibuat Menyerupai Keranjang, Sensasi Makannya Berbeda

Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, itu istilah yang pas saat menggambarkan harga. 

Karena menyasar anak muda sudah jadi barang wajib, makanan tersebut harus ramah di kantong, secara tidak langsung untuk segmen keluarga sudah tentu tidak akan mempermasalahkan soal harga. 

Itu terlihat, untuk menu mie yang ditawarkan dimulai harga Rp 15 ribu sedangkan yang termahal hanya Rp 23 ribu. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved