Berita Solo Terbaru

TNI Disebut Gerombolan Oleh Effendi Simbolon, Dandim Solo Letkol INF Devy: Itu Tidak Benar

Pernyataan Effendi Simbolon menuai respons dari prajurit TNI. Dandim Solo Letkol Inf Devy Kristiono menegaskan pernyataan itu tak benar.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Serah terima jabatan dari Letnan Kolonel INF Wiyata Sempana Aji, kepada Letkol INF Devy Kristiono (Kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon memberi pernyataan kontroversial saat rapat kerja dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pekan lalu.

Dalam rapat itu, Effendi menyoroti ketidakhadiran Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman.

Effendi pun ingin mendapat penjelasan dari Andika dan Dudung. Menurutnya, ada ketidakharmonisan antara dua jenderal bintang empat tersebut.

"Kami banyak sekali ini temuan-temuan ini, insubordinari, disharmoni, ketidakpatuhan, ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya, tidak ada kepatuhan," kata Effendi di ruang rapat saat itu.

Sontak pernyataan Effendi tersebut menyulut reaksi dari para jajaran TNI baik di tingkat daerah hingga pusat.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Devy Kristiono merespon itu. Dia menegaskan pernyataan Effendi tidak benar.

"Saya tegaskan bahwa itu tidak benar, Pernyataan dari Efendi Simbolon salah dalam menilai TNI, kami dari TNI sampai detik ini masih kompak dan Solid, dan kami bukan gerombolan," tegas Devy.

Devy sangat menyayangkan sikap Effendi. Menurutnya, pernyataan Effendi sangat melukai perasaan seluruh anggota TNI.

Baca juga: Respons Dandim Boyolali Soal Pernyataan Effendi Simbolon: Masyarakat yang Akan Menilai Sendiri

"Kami punya atasan pimpinan yakni Bapak Panglima TNI dan khusus dalam pembinaan TNI AD kami ada Bapak Kasad," kata dia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved