Pilpres 2024

AHY Sebut Rakyat Merindukan SBY dan Kepemimpinan Demokrat : saat Itu Kita Sejahtera

Menurut AHY, rakyat mulai membandingkan kehidupan saat ini dengan era SBY menjadi presiden RI pada 2004 hingga 2014.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram/agusyudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono saat mencium kening putranya, Agus Harimurti Yudhoyono. AHY menyebut saat ini rakyat rindu kepemimpinan SBY. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan jika saat ini masyarakat pada merindukan kepemimpinan ala Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat.

AHY menyampaikan hal itu dalam pidato pembukaan dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Pada mulanya, AHY mengajak para kader Demokrat untuk terus menggelorakan semangat perubahan dan perbaikan.

Baca juga: Didampingi AHY dan Ibas, SBY Melayat Istri Pendiri PT Sritex Susyana Lukminto di Solo

"Dan kalau rakyat ingin perbaikan dan perubahan mohon doa restu bagi Partai Demokrat. Ini narasi kita. Gelorakan semangat ini sampai 2024 ini. DPD siap? DPC siap? Siap. Bersama-sama kita bisa," kata AHY.

Ia lalu melanjutkan, rakyat membandingkan kehidupan saat ini dengan era SBY menjadi presiden RI pada 2004 hingga 2014.

AHY mengklaim rakyat merindukan kehidupan saat SBY menjadi presiden.

"Rakyat juga membandingkan kehidupan mereka dulu dan sekarang. Dulu mah begitu, sekarang.. intinya apa? Rakyat merindukan siapa? SBY dengan kepimpinan dari Partai Demokrat," ujar AHY.

"Insyaallah. Jangan kecewakan rakyat," imbuhnya.

Baca juga: Kata Ganjar Pranowo soal Pertemuannya dengan AHY Menjadi Viral Usai Jumatan di Jakarta

AHY lantas menjelaskan, kerinduan yang dimaksud saat ini, yakni terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

Menurut AHY, pendapat per kapita rakyat Indonesia saat itu meningkat hingga 3,5 kali lipat. 

"Ini income perkapita,. Artinya masyarakat kita semakin sejahtera saat itu," ucapnya.

"Kita lihat juga angka kemiskinan bagaimana saat itu? 8,6 juta orang keluar dari kemiskinan. Angkanya menurun 5,8 persen. Setiap peningkatan 1 persen pertumbuhan ekonomi akan membuka 2 juta lapangan pekerjaan," lanjut AHY.

Minta Kader Tak Pura-pura Menangis

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga meminta kader-kadernya agar tidak pura-pura menangis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved