Info Pendidikan

Konsep Sekolah Ramah Anak di Al Firdaus World Class Islamic School, Tak Beda-bedakan Kondisi Siswa

Kondisi siswa yang bersekolah di Al Firdaus World Class Islamic School tak dibeda-bedakan. Mereka mengusung konsep pendidikan humanis dan ramah anak

TribunSolo.com/Tara Wahyu NV
Di Early Years-Primary Years Programme atau TK Al- Firdaus Solo, digabungnya kelas inklusi dengan kelas reguler menjadi salah satu nilai keunggulan sekolah ini. 

Apalagi di Al Firdaus, sekolah menggunakan program unggulan yang dicanangkan International Baccalaureate (IB) School.

Di Early Years-Primary Years Programme atau TK Al- Firdaus Solo, digabungnya kelas inklusi dengan kelas reguler menjadi salah satu nilai keunggulan sekolah ini.
Di Early Years-Primary Years Programme atau TK Al- Firdaus Solo, digabungnya kelas inklusi dengan kelas reguler menjadi salah satu nilai keunggulan sekolah ini. (TribunSolo.com/Tara Wahyu NV)

“Uniknya sekolah Islam digabungkan dengan IB. Sehingga pada perkembangannya, sekolah ini tidak persis sama dengan sekolah IB diluar negeri seperti Amerika atau Inggris, kalau di sini ada kolaborasinya” katanya.

“Kalau sekolah Global itu lebih mencangkup tentang bagaimana interaksi di sekolah tersebut,” katanya.

Sekolah Global memiliki dorongan untuk kolaboratif untuk bekerja sama dengan baik dengan siswa dalam maupun luar negeri.

Bisa juga siswa belajar di dalam dan luar negeri.

“Kalau sekolah Global dia tetap mengikuti sekolah khusus seperti pelatihan dan kursus yang tetap dilakukan dengan teman-teman siswa diluar negeri,” katanya.

“Namun, mendatangkan atau melakukan pertukaran pelajar bagi siswa jenjang SD cukup sulit ya,” katanya.

Sedangkan di Al Firdaus sendiri, beberapa guru sudah melakukan gaya kerjasama dengan pengajar dari luar negeri.

“Sekolah Global itu sebenarnya ada 2 pengertiannya, yang pertama bekerja sama atau kolaborasi dengan dunia, yang kedua adalah mengikuti atau mendukung nilai-nilai universal,” katanya.

Baca juga: Program Al Firdaus World Class Islamic School: Mulai PYP hingga MYP, Ada Seleksi Bakat dan Minat

Nilai yang dimaksud misalnya tentang pro terhadap lingkungan, dengan cara menjaga lingkungan.

“Al Firdaus sudah mengikuti hal tersebut, sehingga siswa memiliki value universal yang semakin lama bergulir semakin diikuti oleh semua negara,” katanya.

“Karena sekolah ini sudah global, maka siswa juga diajarkan untuk mencintai alam dengan cara misalnya menanam pohon, melakukan diskusi hingga outbound ke alam,” katanya.

Tak hanya peduli dengan lingkungan, siswa juga diharapkan mampu memahami karakter global lainnya.

Mulai dari demokrasi, moderasi dalam antar agama, hak asasi manusia dan saling berbagi satu dengan yang lain.

Hal tersebut juga sejalan dengan sistem IB yang bertujuan agar siswa memiliki 11 karakter yakni Inquirers, Knowledgeable, Thinkers, Communicators, Principled, Open Minded, Caring, Risk Takers, Balanced, Reflektive dan tentunya Minnallah-Ma’iyyatullah-Illallah (MMI).

“Visi misinya siswa yang belajar disini bisa menjadi Global Muslim Citizens,” katanya,

“Lewat pembelajaran tersebut kan anak jadi akhirnya punya skill bersosialisasi dan tumbuh berempati serta rasa ingin tahu yang besar,” katanya.

(*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved