Berita Persis Solo

Atok Prayodika, Suporter Persis yang Tewas Kecelakaan Ternyata Sedang Bangun Rumah Baru di Jogja 

Mendiang Atok Prayodika, suporter Persis Solo yang meninggal kecelakaan di Jogja ternyata sedang membangun rumah baru

Tribunsolo.com/Adi Surya Samodra
Suhardi saat memegang foto Atok Prayodika di rumahnya Dukuh Balak RT 02/ RW 01, Desa Balak, Kecamatan Cawas. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Suporter Persis Solo, Atok Prayodika sempat memiliki sejumlah rencana sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan di Yogyakarta, Jumat (16/9/2022) dini hari.

Atok diketahui tengah membangun rumah di daerah Yogyakarta.

Rumah itu rencananya ditempati mendiang bersama Christiana Pangestuti, sang istri. 

Baca juga: Sosok Atok Prayodika, Suporter Persis yang Tewas Kecelakaan di Jogja : Kecintaan Tumbuh saat SMA

Baca juga: Firasat Istri & Ibu Suporter Persis yang Tewas Kecelakaan di Jogja : Hati Tak Tenang, Deras Berdoa

"Ini sedang bangun rumah," kata bapak mendiang, Suhardi, kepada TribunSolo.com, Sabtu (17/9/2022). 

Pembangunan rumah dilakukan setelah mereka pindah dari Bali ke Yogyakarta, karena penempatan kerja Christiana.

Itu sudah berjalan lebih kurang dua pekan. 

Namun, rumah tersebut kini tidak bisa dihuni mendiang. 

Selain itu, mendiang juga berencana melakukan makan bersama keluarga besar di hari ulang tahunnya yang jatuh pada 22 Oktober 2022. 

Acara makan-makan tersebut sekaligus merayakan hari ulang tahun Christiana yang jatuh pada 16 Oktober 2022.

Baca juga: Kronologi Suporter Persis Tewas di Yogyakarta: Motor Tak Bisa Hindari Elf yang Tiba-tiba Putar Balik

Baca juga: Persis Solo Berduka, Suporter asal Cawas Klaten Meninggal Dunia Kecelakaan di Yogyakarta

"(Niatnya) Makan-makan sama kakak-kakaknya dan orang tuanya," ujar Suhardi. 

Bagi Suhardi, Atok merupakan anak yang memiliki kepribadian yang baik.

Selain itu, Atok dikenal penurut, pekerja keras, dan mandiri. 

"Setelah lulus dari UTP, saat dikasih uang jajan sama orang tuanya, dia tidak mau," jelasnya. 

"Dia coba hidup mandiri dan kerja keras," kata Suhardi. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved