Berita Klaten Terbaru

Pedagang Apem Laris Manis saat Tradisi Yaa Qowiyyu, Ada yang Sehari Habiskan 300 Kg Tepung Beras

Ketiban rezeki, itulah situasi yang menggambarkan pedagang apem di Tradisi Sebaran Apem Yaa Qowiyyu Jatinom, Klaten. Ratusan kilo tepung beras habis

Tribunsolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Suasana pedagang apem yang sedang melakukan transaksi jual beli di acara Apem Yaa Qowiyyu, di Jatinom, Klaten, Jumat (16/9/2022). Apem para pedagang laris manis karena banyak yang penasaran dengan rasa apem selama event tersebut. Ada pedagang yang bisa menghabiskan 300 kilogram tepung beras dalam sehari saking larisnya pembeli. 

Tak hanya dari warga sekitar saja, namun pembelinya juga berasal dari luar wilayah Klaten.

Baca juga: 6 HP Dicopet di Acara Yaa Qowiyyu Klaten, Pelaku Ternyata Residivis Berusia Senja, Sudah Kakek-kakek

"Kalau pembeli rata-rata dari sekitar tapi banyak juga yang dari luar kota, bahkan Pak Ganjar dan Pak Airlangga Hartarto juga pernah mencicipi apem pembuatan saya," terangnya.

Untuk harganya, dirinya mematok harga Rp 1.500 per buah dan itu berlaku untuk semua varian rasa.

"Sedangkan untuk pemilihan satu pak isi 7 harganya Rp 10 ribu," jelasnya. 

Untuk memenuhi banyaknya pesanan, dirinya dibantu 7 orang karyawan dari sanak saudara. 

Nantinya tenaga akan terus bertambah seiring kebutuhan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat setiap harinya. 

"Tiap hari saya buka dari jam 03.00 pagi sampai jam 05.00 WIB, tapi semua tergantung pesanan kalau sudah selesai bisa jadi sebelum jam 05.00 kita sudah tutup," tambahnya. 

Mengenal Tradisi Sebar Apem Yaa Qowiyyu

Setiap masuk bulan Sapar, bertempat di Kelurahan/Kecamatan Jatinom, Klaten, rutin digelar Tradisi Yaa Qowiyyu

Salah satu ciri khas pelaksanaan Tradisi Yaa Qowiyyu adalah penyebaran kue apem yang dibuat dari tepung beras.

Di tahun ini, Yaqowiyu mendapatkan, Hak Atas Intelektual (HaKI) dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham), tepatnya Kamis (28/7/2022) yang diserahkan seusai upacara di Stadion Trikoyo, untuk kategori ekspresi budaya tradisional yakni Tradisi Yaa Qowiyyu.

HaKI juga diberikan untuk Kue Apem Yaa Qawiyyu dalam kategori pengetahuan tradisional. 

Dalam prakteknya, Tradisi Yaa Qowiyyu selalu dibanjiri manusia. 

Seperti yang terlihat pada Jumat (16/9/2022).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved