Berita Karanganyar Terbaru

Minim Personel, Dishub Karanganyar Minta Pelaksanaan CFD Colomadu Dibantu Karang Taruna hingga Ormas

CFD Colomadu Karanganyar diminta agar digelar dengan bantuan personel dari relawan dan karang taruna setempat.

TribunSolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi: Ribuan warga memadati area CFD Boyolali, Minggu (24/7/2022). Ada hiburan konser musik Abah Lala dalam momen tersebut. CFD Colomadu juga segera digelar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (25/9/2022) nanti diharapkan ada bantuan sukarelawan. 

Kepala Dishub Karanganyar, Sri Suboko meminta pemerintah Kecamatan Colomadu mengkoordinasi personel serta pemasangan barikade.

"Kita enggak punya petugas yang ready di sana, maka kami berharap Pemcam Colomadu mengkoordinasikan relawan, baik dari karang taruna atau ormas di Colomadu," kata Suboko kepada TribunSolo.com, Minggu (18/9/2022).

Suboko mengatakan, dalam pelaksanaan tersebut, dibutuhkan banyak personel untuk menjaga persimpangan serta barikade dan mengamankan aktivitas di ruas yang ditutup.

Dia menuturkan, penyiagaan personel dibutuhkan untuk mengatur lalu lintas di simpang yang dibuka.

Persimpangan yang dimaksud seperti depan lapangan Blulukan, simpang IHS, barat RM Tama sari, depan lapangan Paulan dan depan Koramil Colomadu, dan 40 gang di sisi utara dan selatan di Adi Sucipto.

Baca juga: CFD di Colomadu Digeber Minggu Depan, Warga Full Senyum : Lokasi Stategis, Bisa Majukan Ekonomi UMKM

"Hotel punya barrier itu, jadi kita minta kepada manajemen hotel agar memasangnya di ruas yang ditutup," kata Suboko.

Ia juga mengingatkan penyediaan parkir diatur tertentu dengan arahan dishub.

Dia menjelaskan, CFD bakal di mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

"Jangan setiap gang yang ditutup dibuat kantung parkir, perlu ada pengaturan lokasi, di utara semua atau selatan semua parkirnya," ucap Suboko.

Sementara itu, Camat Colomadu Sriyono Budi Santoso mengatakan kebutuhan personel pengamanan CFD sedang dihitung.

Ia mengaku sedang mematangkan koordinasi tersebut ke Dishub.

"Tetap dipantau Dishub, namun personelnya dari relawan dan komunitas. Sebab, ada ribuan UKM sudah menanti mau buka dasaran di CFD, begitu juga dengan perhotelan juga berharap CFD menjadi salah satu obyek jalan-jalan para tamu," pungkas Sriyono. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved