Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Tangis Mertua Pendaki Asal Solo yang Meninggal di Gunung Lawu Pecah, Tetangga Padati Rumah Duka

Keluarga menangis ketika mendengar kabar Pendaki asal Solo meninggal saat mendaki Gunung Lawu. Korban sudah dievakuasi.

TribunSolo.com/Tara Wahyu NV
Suasana rumah duka Pendaki asal Solo yang meninggal saat mendaki Gunung Lawu, tetangga sudah berkumpul membantu di Bibis Wetan RT 04 RW 19, Gilingan, Banjarsari, Minggu (18/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepergian Pendaki asal Solo yang mendaki Gunung Lawu membawa duka yang mendalam untuk keluarga. 

Bahkan, anggota keluarganya juga tak kuasa menahan tangis saat mendengar kabar tersebut. 

Pendaki tersebut sebelumnya dikabarkan tidak sadarkan diri saat mendaki Gunung Lawu, namun ternyata dia dinyatakan meninggal. 

Pendaki bernama Dedi Satrio (41) itu merupakan warga Bibis Wetan RT 04 RW 19, Gilingan, Banjarsari.

Dari pantauan TribunSolo.com di rumah duka terdengar isak tangis dari dalam rumah.

Para tetangga yang mendengar kabar meninggalnya Dedi langsung mendatangi rumah duka.

Terlihat tetangga melakukan gotong royong mengeluarkan perabotan yang berada di dalam rumah.

Salah satu sepupu Dedi, Deni K, mengaku baru saja tahu jika Dedi meninggal dunia saat mendaki Gunung Lawu.

"Iya tahunya tadi ibu mertua (Dedi) nangis histeris saat ada yang datang kesini," katanya, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Viral Video Macan Jawa Disebut Menerkam Pendaki di Merapi, TNGM Sebut Jalur Pendakian Masih Ditutup

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved