Berita Solo Terbaru

Tangis Mertua Pendaki Asal Solo yang Meninggal di Gunung Lawu Pecah, Tetangga Padati Rumah Duka

Keluarga menangis ketika mendengar kabar Pendaki asal Solo meninggal saat mendaki Gunung Lawu. Korban sudah dievakuasi.

TribunSolo.com/Tara Wahyu NV
Suasana rumah duka Pendaki asal Solo yang meninggal saat mendaki Gunung Lawu, tetangga sudah berkumpul membantu di Bibis Wetan RT 04 RW 19, Gilingan, Banjarsari, Minggu (18/9/2022). 

Bahkan, sakit yang diderita Dedi sudah sejak tahun 2008.

"Punya riwayat jantung sejak 2008, tapi sudah lama enggak kumat," paparnya.

Evakuasi oleh Ambulans dan Inafis

Seorang warga asal Bibis, Jebres, Surakarta tak sadarkan diri di pendakian Cemoro Sewu, Desa/Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (18/9/2022).

Pendaki tersebut pingsan usai beristirahat saat mendaki di puncak Gunung Lawu.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com di pintu depan pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu terpantau ada 7 mobil ambulans yang berjaga di sana.

Ketujuh mobil tersebut tengah berjaga di pintu masuk pendakian Cemoro Sewu.

Selain itu, terdapat juga dua mobil patroli Polres Magetan yang berada di kawasan tersebut.

Terlihat mereka mulai bergerak ke arah lokasi korban berada.

Di dalam mobil patroli tersebut, terdapat relawan dan anggota polisi.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Asal Solo Tak Sadarkan Diri, Tim dari Karanganyar dan Magetan Bantu Evakuasi 

Selain itu terdapat tim Inafis Polres Magetan .

Penjaga Basecamp pendakian Gunung Lawu, Bambang Irawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Pos III Pendakian Lawu via jalur Cemoro Sewu.

Meskipun begitu, dirinya belum mengetahui kelanjutan dari proses evakuasi korban. 

"Benar, kejadian tersebut di jalur pendakian Cemoro Sewu, tepatnya di Pos 3," singkat Bambang kepada TribunSolo.com, Minggu (18/9/2022).

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved