Viral

Viral Oknum Polisi di Pinrang Pukul Wanita Tua, Kini Hanya Ditahan Lima Hari karena Sepakat Berdamai

Kedua belah pihak menandatangani surat perjanjian damai yang ditandatangani di atas meterai.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunPinrang.com
Video oknum polisi melakukan pemukulan dan mengancam perempuan paruh baya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. kejadian tersebut terjadi di Dusun Waetuoe, Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (15/9/2022) sekira pukul 14.00 Wita. 

TRIBUNSOLO.COM, PINRANG - Viral di media sosial video seorang polisi melakukan pemukulan terhadap wanita tua di Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Polisi yang diketahui sebagai Aipda S itu sudah diperiksa oleh Propam dan ditahan.

Soal proses penahanan Aipda S ini diungkapkan Kapolres Pinrang, AKBP Moh Roni Mustofa saat ditemui awak media, Minggu (18/9/2022).

"Sementara ini Aipda S ditahan selama kurang lebih lima hari," lanjutnya.

Baca juga: Viral Mahasiswi Ditegur Kakak Tingkat Hanya Karena Pakai Pensil Alis, Dianggap Tak Beretika

AKBP Roni, mengatakan korban dan Aipda S memiliki hubungan keluarga.

Mereka sepakat berdamai.

Kedua belah pihak menandatangani surat perjanjian damai yang ditandatangani di atas meterai.

Sebelumnya sempat membuat netizen geram, video oknum polisi yang diduga bertugas di wilayah Polres Pinrang, melakukan pemukulan dan mengancam perempuan paruh baya di Kabupaten Pinrang, Sulsel, viral di media sosial.

Tampak dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, terlihat oknum polisi tersebut memegang leher perempuan paruh baya menggunakan satu tangannya.

Lantas, tangan kanannya, menunjuk-nunjuk korban.

Baca juga: Viral Oknum Polisi Pemukul TNI di Palembang Nangis saat Ditangkap, Begini Kondisi Kejiwaan Pelaku

"Kurang ajara ko iko, waherku siladda mulei iko lao pekang'i (Kurang ajar kamu, bapak saya yang urus empang ikannya, kamu yang pergi mancing hasilnya)," kata oknum polisi tersebut dalam bahasa Bugis.

Dua orang itu terekam berdebat keras.

Bahkan, perempuan paruh baya yang mengenakan jilbab hijau itu berusaha menghindar.

Beberapa kali pernyataan perempuan paruh baya itu berubah-ubah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved