Berita Wonogiri Terbaru

Soal Bau Limbah PT Arena Agro Andalan di Ngadirojo, Anggota Dewan Setempat Pantau Masalah Bau

DPRD Wonogiri juga ikut memantau dampak limbah PT Arena Agro Andalan agar tidak berdampak pada masyarakat. PT tersebut sudah berjanji memperbaiki IPAL

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Pemaparan perbaikan IPAL PT AAA kepada sejumlah pihak terkait di Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Belakangan ini, masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Ngadirojo dan Wonogiri Kota mengeluhkan bau limbah yang berasal dari PT Arena Agro Andalan (AAA).

Meski begitu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonogiri tidak menerima keluhan dari masyarakat terkait hal tersebut.

Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya mendapat informasi soal keluhan masyarakat yang terdampak bau limbah PT AAA.

"Ke DPRD tidak ada aduan. Namun kita dapat info soal itu. Kalau ada aduan masuk dari warga ke DPRD, kami pasti tindaklanjuti," kata Sriyono kepada TribunSolo.com, Senin (19/9/2022).

Atas kondisi itu, pihaknya kemudian meminta salah satu anggota dewan yang berada di wilayah Ngadirojo untuk melakukan pemantauan, yakni AS Joko Prayitno.

Terpisah, Joko Prayitno mengaku juga mencium bau limbah pabrik penghasil tepung maizena yang berdiri di Kecamatan Ngadirojo itu.

Baca juga: Cerita Warga Wonogiri Tahan Hidung 8 Bulan Lamanya, Gegara Bau Busuk Limbah Pabrik Tepung Maizena

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari PT AAA, Joko mengatakan bahwa saat ini pabrik tersebut sedang melakukan perbaikan pengelolaan limbah.

Beberapa waktu lalu, PT AAA bersama konsultan juga sudah memaparkan rencana perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di DLH Wonogiri.

"Janjinya PT AAA Desember selesai. Saya kira pihak PT AAA tidak mau ambil resiko kalau memang berkomitmen untuk pembenahan. Kita tunggu hasilnya seperti apa, yang terpenting adalah berpegang pada komitmen," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Joko Lelur itu mengatakan, PT AAA sebaiknya bisa beroperasi tanpa mencemari lingkungan. Dia juga terus memantau perkembangan.

"Kemarin juga ada masyarakat yang menanyakan soal itu. Baunya kan sesuai dengan arah angin juga," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Staf Legal PT AAA, Wahid, menjelaskan bahwa pihaknya sedang dalam proses perbaikan IPAL.

Menurutnya, ditargetkan perbaikan tersebut Desember dengan pemasangan geomembran. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved