Berita Sukoharjo Terbaru

Jalur Logistik di Pelabuhan Terjaga, Mebel Rotan Trangsan Mendunia, Perajin Pun Tersenyum Bahagia

Klaster Industri Mebel Rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah eksis hingga sekarang.

TribunSolo.com/Asep Abdullah
Mebel rotan dimasukkan ke dalam kontainer di Jalan Manau Nomor 35 Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Selanjutnya akan dikirim ke luar negeri melalui pelabuhan. 

Pasalnya, jauh sebelum pandemi, selain menunggu pembeli datang, dia sudah gencar memasarkan produk melalui online di antaranya melalui https://www.pratamarotan.com/, Facebook hingga Instagram.

Meskipun sempat diremehkan berjualan melalui online oleh sebagian orang, karena dia merupakan pioner berjualan online di Klaster Rotan Trangsan.

Belum lagi, dirinya satu-satunya dari sekian ratus perajin yang membuat showroom di tengah perkampungan layaknya toko besar di perkotaan.

"Harus diakui dulu ada yang menyepelekan, kok lewat online, saat itu belum booming. Ada yang juga ngapain buat shooroom," aku dia.

"Tapi kenyataannya berbalik, ekspor meningkat pesat, gara-gara melihat katalok saya melalui online," ungkapnya.

Alhasil, selama pandemi menapaki tatanan baru dua tahun ini, dia justru kebanjiran order via online.

Hanya sempat terdampak saat semi lockdown dua bulan saja.

Bahan baku rotan juga didapatkan dari Kalimantan melalui pelabuhan. Setiap perajin paling tidak menghabiskan beberapa ton per bulan.
Bahan baku rotan juga didapatkan dari Kalimantan melalui pelabuhan. Setiap perajin paling tidak menghabiskan beberapa ton per bulan. (TribunSolo.com/Asep Abdullah)

"Justru pas pandemi habis 3 ton bahan baku, mesin dan ruangan produksi menyala terus, karena pesanan online meningkat," papar dia.

Usaha kerasnya tak hanya mendapatkan pundi-pundi dan mensejahterakan pekerjanya, tetapi mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI.

Itu berkat hasil karyanya yang menembus pasar dunia dan dengan inovasi tiada henti.

Di mana Pratama Rotan lolos menjadi peserta dalam Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 di Jiexpo Kemayoran pada 18-21 Agustus 2022.

IFEX adalah pameran industri mebel dan kerajinan terbesar yang digelar Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI).

"Dari 100 perusahaan atau usaha, diambil 28, salah satunya saya," terang dia bangga.

Maklum sebelum bersinar, Pungky mengawali karir dengan ikut menjadi pekerja di usaha rotan dan mabel di Pulau Bali usai lulus dari S1 Psikologi UMS.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved