Public Service

Viral Video BLT BBM Dipotong Rp 20.000 dengan Alasan untuk Pengurus, Bupati Minta Dikembalikan

Disinyalir uang Rp 20.000 yang disetorkan tersebut merupakan uang hasil sunatan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM).

TribunSolo.com/Asep Abdullah
Ilustrasi : Bantuan subsidi upah (BSU) karena kenaikan BBM sebesar Rp 600 ribu, yakni bagi mereka yang gajinya maksimum Rp 3,5 juta. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan adanya sejumlah warga yang menyetor uang Rp 20.000 ke seseorang terkait pencairan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM), viral di media sosial.

Untuk diketahui, video berdurasi sekitar 2 menit 50 detik yang memperlihatkan sejumlah warga menyetor uang Rp 20.000 ke seseorang beredar luas di masyarakat.

Baca juga: Karanganyar Rogoh Anggaran untuk BLT BBM dari APBD, Sasarannya PKL hingga Pedagang Pasar  

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Disinyalir uang Rp 20.000 yang disetorkan tersebut merupakan uang hasil sunatan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan program sembako dari warga setempat.

Terkait adanya video tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Indah Purwaningsih mengatakan perempuan paruh baya yang ada di video tersebut merupakan istri dari salah satu perangkat desa.

"Pelakunya bukan dari unsur KPM (keluarga penerima manfaat), tetapi istri salah satu kadus (kepala dusun) di sana," katanya Senin (19/9/2022).

Menurutnya pengumpulan itu dilakukan di rumah oknum istri perangkat desa tersebut dan bukan di lokasi pencarian. 

"Itu pengumpulan uang tidak dilakukan di lokasi pada waktu pencairan, tetapi langsung di rumah pribadi istri kadus yang kemarin sudah diviralkan, dan alasannya itu untuk administrasi dan seikhlasnya," jelasnya. 

Bupati minta dikembalikan

Bupati Blora, Arief Rohman angkat bicara perihal adanya oknum istri perangkat desa di wilayahnya yang menyunat uang pencairan BLT BBM. Menurutnya saat ini tengah dilakukan penyelidikan. 

Pihaknya juga telah meminta agar potongan uang tersebut dikembalikan ke masyarakat.

"Kita minta jangan dilakukan lagi, dan yang motong juga sudah minta maaf, dan potongannya sudah dikembalikan," pungkasnya. 

Baca juga: Viral Tampilan Layar di Ruangan Polisi Diduga Hanya Backgroud, Ternyata Begini Cara Membuatnya

Videonya Viral

Dalam video itu terlihat juga percakapan antara ibu-ibu yang menggunakan bahasa jawa terkait kegunaan uang tersebut.

"Daripada tanda tanya, ini dipakai untuk apa ya?" tanya salah seseorang dalam video itu, seperti dilihat pada Senin (19/9/2022).

"Ini kan tidak hanya sekali dua kali ya, bolak-balik memberikan undangan terus. Terus terang kalau sudah dapat ya dibagi untuk pekerjanya sendiri, mereka kan juga bekerja," jawab perempuan paruh baya yang menerima uang setoran tersebut.

Setelah mendapatkan jawaban, ibu yang mengajukan pertanyaan itu tidak bermaksud untuk menyudutkan perempuan paruh baya tersebut. Malahan, perempuan paruh baya itu malah memberikan tanggapannya lagi.

"Diambil Rp 20.000 apa enggak ikhlas sih? Nanti kalau ditanya orang lainnya, ya memang di tempatku dipotong Rp 20.000, dipakai keperluan lain, enggak apa-apa, kasih tahu ya. Enggak hanya di sini saja," terang dia.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved