Mata Lokal Memilih

AHY Dinilai Ingin Dongkrak Elektabilitas dengan Cara Membandingkan Pembangunan di Era SBY dan Jokowi

AHY menyebut Jokowi hanya meresmikan proyek infrastruktur yang sebelumnya memang sudah dijalankan di era pemerintahan SBY

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Biro Pers Istana Kepresidenan/Rusman
Presiden Jokowi menyalami dan mempersilakan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY untuk mengambil tempat yang disediakan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Dalam pidato pembukaan dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022), AHY mengklaim 80 persen pembangunan era Jokowi adalah hasil kerja SBY.

Baca juga: Raja Charles III Diketahui Mendukung Umat Muslim, Pernah Belajar Bahasa Arab Agar Bisa Baca Al Quran

AHY menyebut Jokowi hanya meresmikan proyek infrastruktur yang sebelumnya memang sudah dijalankan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jadi jelas banyak sekali proyek-proyek itu kami menyeluruh dan tidak sering kali dipublikasi. Ada yang mengatakan misal, jaman dulu enggak ada pembangunan infrastruktur nyatanya banyak," kata AHY.

Kemudian, AHY menyatakan banyak pembangunan atau proyek infrastruktur yang dibangun di era SBY tapi tidak banyak dipublikasikan.

Baca juga: Bunuh Istri Setelah Cekcok, Pria di Desa Tanahbaya Pemalang Lalu Sembunyi di Bak Mandi

"Kami rencanakan, persiapkan, dialokasikan anggarannya, dan dimulai dibangun sehingga banyak yang tinggal dan sudah 70 persen bahkan tinggal 90 persen, tinggal gunting pita,"

"Setahun (pemerintahan) gunting pita kira-kira masuk akal enggak," ujarnya. 

Sementara itu, pengamat politik Lucius Karus menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang membandingkan pembangunan infrastruktur era Susilo Bambang Yudhoyono dengan era Joko Widodo.

"Saya kira motif utama tentu dalam rangka pengakuan. Dengan langsung mempertentangkan dua sosok capres, AHY ingin terlihat ada pada level yang sama dengan dia, sosok yang dia perbandingan itu," ujar Lucius kepada wartawan, baru-baru ini.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Indonesia Rabu 21 September 2022: Kasus Positif Tambah 2.384

Lucius menilai publik masih meragukan kemampuan AHY sebagai capres atau cawapres.

Hal itu pun terlihat dari hasil survei sejumlah lembaga.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved